BREAKING NEWS
 

Duta Mangrove Indonesia, Aksi Nyata Menjaga Ekosistem Pesisir

Reporter & Editor :
TEAM ADV
Kamis, 7 Agustus 2025 05:01 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Paundra Hanutama kini semakin dikenal luas sebagai wajah baru Bapak Mangrove Indonesia. Julukan tersebut bukan tanpa alasan. Sejak mendirikan komunitas Mangrove Jakarta dan kemudian Yayasan Mangrove Indonesia Lestari, telah memimpin berbagai aksi konservasi lingkungan yang berdampak luas. Gerakannya tak hanya terbatas di DKI Jakarta, tetapi telah menjangkau berbagai provinsi seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Riau, dan Aceh.

Di setiap daerah, Paundra menggandeng komunitas lokal, anak muda, hingga pemangku kebijakan dalam menanam dan merawat mangrove. Ia juga aktif menyuarakan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga ekosistem pesisir melalui edukasi, kampanye publik, hingga kegiatan tanam pohon massal. Upaya tersebut membuktikan bahwa aksi lingkungan tidak hanya bisa dimulai dari pemerintah, tetapi juga dari individu dan komunitas. Kini, namanya lekat sebagai pelopor gerakan mangrove lintas generasi dan wilayah di Indonesia.

Baca juga : Bahlil Optimistis, Indonesia Jadi Pionir Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

Salah satu program unggulan yang menjadi buah tangan Paundra adalah “Duta Mangrove Indonesia”. Program ini telah diselenggarakan empat kali secara nasional dan menjadi wadah pengembangan pemuda peduli lingkungan. Finalis Duta Mangrove Indonesia berasal dari seluruh provinsi di Tanah Air, membawa keragaman budaya sekaligus semangat yang sama, melestarikan mangrove. Dalam proses seleksi, para finalis dibekali pelatihan kepemimpinan, konservasi, dan komunikasi lingkungan. Melalui Duta Mangrove Indonesia berhasil mencetak generasi baru pejuang lingkungan hidup yang progresif bahkan mendapat apresiasi dari berbagai lembaga nasional dan internasional.

Adsense

Tak hanya di tingkat nasional, Paundra juga berhasil membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Pada tahun 2024 dan 2025, delegasi Indonesia yang dipimpinnya meraih gelar First Winner dalam ajang Alliance Students Forum Venture di Korea Selatan. Kompetisi ini mempertemukan peserta dari 8 hingga 10 negara yang menyampaikan inovasi solusi lingkungan berkelanjutan. Dalam forum tersebut, tim Indonesia mempresentasikan pendekatan edukasi berbasis komunitas dan restorasi mangrove sebagai solusi adaptasi perubahan iklim.

Baca juga : Peringati Hari Sungai Nasional, BRI Jaga Ekosistem Lewat Bersih-Bersih Sungai

Keberhasilan ini menjadikan Indonesia sebagai juara bertahan dua tahun berturut-turut dan mendapatkan pengakuan dari komunitas internasional. Tak hanya itu, Paundra juga mendapat kehormatan sebagai pembicara utama, berbagi praktik baik dari Indonesia. Capaian ini semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin muda lingkungan dari Asia Tenggara. Ia membuktikan bahwa suara anak muda Indonesia bisa menginspirasi dunia.

Kiprah Paundra dalam menginspirasi generasi muda juga ditunjukkan melalui karya tulisnya. Ia menerbitkan buku berjudul “One Man One Mangrove” yang berisi kisah, refleksi, dan ajakan aksi nyata dalam menjaga ekosistem mangrove. Buku ini menjadi bacaan inspiratif bagi Gen Z dan komunitas sekolah yang mulai peduli pada perubahan iklim.

Baca juga : Presiden Macron Akui Palestina, Stafsus Menag: Sinyal Positif Perdamaian Timteng

Tak heran, ia pun dianugerahi The Global Citizen Scholarship untuk melanjutkan studi Master di bidang Sustainability di Paris, Prancis. Beasiswa prestisius ini diberikan kepada pemimpin muda dunia yang terbukti memberikan dampak nyata bagi lingkungan. “Ini bukan sekadar tentang saya, tetapi tentang kita semua yang percaya bahwa akar perubahan itu ada di masyarakat. Kita tanam mangrove bukan hanya pohonnya, tapi juga harapan akan masa depan yang lebih hijau dan adil bagi generasi berikutnya,” ujar Paundra Hanutama.

Kini, wajah baru Bapak Mangrove Indonesia bukan hanya tentang pencapaian individu, melainkan tentang semangat kolektif yang di bangun. Ia membuktikan bahwa aksi lokal bisa bergaung hingga tingkat global. Dengan berbagai inisiatif yang telah digagasnya bahkan membuka jalan bagi kolaborasi antar komunitas, akademisi, swasta, dan pemerintah. Harapannya, Indonesia akan terus memiliki generasi penjaga bumi yang tangguh. Dan langkah besar itu, dimulai dari akar mangrove yang tumbuh di garis pantai negeri ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense