BREAKING NEWS
 

Hari Pelanggan Nasional, Jasa Raharja Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Keselamatan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Sabtu, 5 September 2026 09:01 WIB
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyerahkan helm kepada masyarakat dalam kegiatan Jasfren Peduli di Jakarta, Jumat (4/9/2026). Dok. Jasa Raharja

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jasa Raharja memanfaatkan momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 untuk memperkuat kualitas pelayanan sekaligus mengajak masyarakat membangun budaya keselamatan dalam berlalu lintas dan menggunakan transportasi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Jasfren Peduli: Melayani Sepenuh Hati, Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri” di QQ Kopitiam, Menteng, Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk sharing session dan talkshow itu menjadi ruang dialog antara Jasa Raharja dan masyarakat. Berbagai persoalan mulai dari transformasi layanan, keselamatan transportasi, pemanfaatan teknologi hingga kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dibahas dalam kegiatan tersebut.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum ini menjadi kesempatan bagi Jasa Raharja untuk kembali mendengarkan kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Bagi Jasa Raharja, pelanggan yang kami sebut Jasfren bukan hanya orang yang menerima layanan. Jasfren adalah alasan kami terus memperbaiki diri. Kami ingin memastikan bahwa ketika masyarakat membutuhkan Jasa Raharja, mereka mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, ramah, dan memberikan rasa aman,” kata Awaluddin.

Menurut dia, Jasfren dikembangkan sebagai sebuah gerakan yang mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam satu tujuan bersama, yakni meningkatkan keselamatan.

Baca juga : Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek Perkuat Layanan

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan “One Movement, Many Communities, One Safety Purpose”. Melalui gerakan ini, masyarakat didorong untuk mengambil peran dalam membangun budaya keselamatan transportasi.

“Setiap hari adalah hari pelanggan. Yang paling penting adalah masyarakat benar-benar merasakan negara hadir ketika mereka membutuhkan,” ujar Awaluddin.

Selain memperkuat pelayanan, Jasa Raharja juga terus melakukan berbagai intervensi di titik-titik rawan kecelakaan. Langkah tersebut dilakukan bersama berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya.

Hingga Agustus 2026, berbagai intervensi yang dilakukan Jasa Raharja turut berkontribusi terhadap penurunan fatalitas korban meninggal dunia sebesar 4,59 persen. Jumlah tersebut setara dengan berkurangnya 329 korban dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Awaluddin menegaskan, upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat penegak hukum. Masyarakat juga harus terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman.

Adsense

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, membangun budaya tertib berlalu lintas harus terus diperkuat melalui peran aktif seluruh masyarakat,” tegasnya.

Baca juga : Harpelnas 2026, InJourney Airports Perkuat Layanan di 37 Bandara

Di sisi pelayanan, Jasa Raharja terus memanfaatkan teknologi untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi dan layanan.

Melalui aplikasi Jasfren, masyarakat, khususnya korban kecelakaan yang sedang mendapatkan perawatan, dapat memperoleh informasi awal mengenai kecelakaan. Mereka juga dapat memeriksa detail surat jaminan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Awaluddin, pemanfaatan teknologi tidak semata-mata memindahkan proses pelayanan manual ke dalam sistem digital. Teknologi harus benar-benar memberikan kemudahan, transparansi dan kepastian bagi masyarakat.

“Teknologi bukan sekadar memindahkan proses manual menjadi digital. Ukuran utamanya adalah apakah teknologi tersebut benar-benar membuat pelayanan lebih mudah, transparan, dan memberikan kepastian bagi Jasfren,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, talkshow yang dipandu Mpok Caca membahas transformasi pelayanan Jasa Raharja serta pengalaman masyarakat dalam mengakses layanan. Diskusi juga menyoroti pemanfaatan kanal digital, kepatuhan membayar pajak kendaraan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Pentingnya perilaku tertib berlalu lintas juga menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. Jasa Raharja menghadirkan Bripda Ananda Rafi, anggota kepolisian sekaligus kreator konten, untuk berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi keselamatan.

Baca juga : Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Manfaat Untuk Peserta

Rangkaian Jasfren Peduli tak hanya digelar di Jakarta. Dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Raharja juga menggelar berbagai kegiatan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat di sejumlah daerah.

Salah satunya dengan membagikan helm keselamatan kepada wajib pajak di kantor Samsat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara.

Jasa Raharja juga mengunjungi serta memberikan dukungan kepada korban kecelakaan lalu lintas di berbagai wilayah kerja.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Jasa Raharja ingin memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menanamkan pesan bahwa keselamatan bukan hanya menjadi urusan pemerintah atau institusi tertentu.

Budaya keselamatan, menurut Jasa Raharja, harus dibangun bersama. Mulai dari kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga kepedulian terhadap sesama pengguna jalan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense