BREAKING NEWS
 

Tutup Posko Nataru, BKS : Penanganan Pergerakan Transportasi Lancar Dengan Prokes Ketat

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 4 Januari 2022 16:21 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi. (Foto: BKIP Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi resmi menutup Pos Koordinasi (Posko) Tingkat Nasional Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022 secara virtual, Selasa (4/1).

BKS, sapaan akrab Budi Karya mengatakan, posko monitoring ini berlangsung selama periode libur Nataru sejak 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022. Menhub mengungkapkan, secara umum seluruh penumpang angkutan umum di semua moda mengalami kenaikan, kecuali laut.

Baca juga : Gandeng JakLingko Cs, Grab Perkuat Layanan Transportasi Jakarta

Eks Dirut Angkasa Pura ll ini merinci, kenaikan paling signifikan ada di sektor kereta api. "Moda kereta api naik 56 persen, angkutan jalan naik 25 persen, angkutan udara naik 10 persen, angkutan penyeberangan naik 1 persen, angkutan laut terjadi penurunan sebanyak 26 persen," ungkapnya.

Dia memastikan, walau terjadi peningkatan mobilitas masyarakat, penanganan pergerakan transportasi dapat berjalan dengan lancar, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga : Tahun Kedua Penanganan Pandemi: Vaksinasi Dan PPKM Jadi Isu Utama

Kelancaran penyelenggaraan transportasi di masa libur Nataru ini tidak lepas dari adanya kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan, yaitu dengan kepolisian, TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, media, masyarakat, dan unsur terkait lainnya.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa kami tetap melayani pergerakan masyarakat di masa libur Nataru, namun dengan pengawasan prokes yang ketat. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 usai masa libur Nataru," beber BKS.

Baca juga : Wujudkan Visi Presiden, Kemendagri Lakukan Percepatan Reformasi Birokrasi

Dia berharap, skema yang sudah berhasil dilakukan di masa libur Nataru, bisa diterapkan juga di masa Angkutan Lebaran mendatang.

"Sekalipun pergerakan lebih ramai, namun tetap lancar dan tingkat kecelakaan juga menurun. Ini bisa menjadi pola yang bisa dijalankan kembali di masa Angkutan Lebaran mendatang," harapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense