BREAKING NEWS
 

Kerja Keras Sekber Perlindungan Anak Korban Gempa Pasigala

Kemensos Berhasil Pertemukan Kembali 30 Anak Yang Terpisah Dari Keluarga

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 13 Desember 2018 17:04 WIB
Dirjen Rehabilitasi Sosial Anak, Kementerian Sosial, Edi Suharto. (Foto: rri.co.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejak tanggal 29 September 2018. Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI telah mendirikan Sekretariat Bersama (Sekber) Perlindungan Anak. Sekber yang berlokasi di Dinas Sosial Provinsi dan Balai Rehabilitasi Sosial Nipotowe, Kota Palu, bekerja sama dengan UNICEF (badan dunia yang mengurusi anak-anak) untuk membantu pemulihan dan rehabilitasi sosial bagi anak-anak korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala).

Adsense

Baca juga : Gelar One Day For Children, Kemensos Hibur Anak-Anak Korban Gempa Pasigala

Kementerian Sosial juga telah mengerahkan 44 Pekerja Sosial Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak, atau dikenal dengan Sakti Peksos, untuk memberikan berbagai layanan untuk anak-anak korban gempa Pasigala . “Kemensos berfokus pada tiga hal yaitu Family Tracing dan Reunification (FTR) (menelusuri jejak keluarga yang hilang dan menyatukan kembali dengan keluarga, red), pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak (termasuk isu perlindungan anak lainnya), serta layanan dukungan psikososial anak,” terang Dirjen Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial, Edi Suharto.

Baca juga : E-KTP...Ee...Kacau

Salah satu bentuk layanan dukungan psikososial anak adalah mengkoordinasikan dan melaksanakan Kegiatan Pondok Anak Ceria yang berada di 10 lokasi yakni Balaroa, Dolo Selatan, Donggala, Duyu, Gunung Bale, Kawatuna, Lapangan Walikota Palu, Mamboro Boya, Masjid Agung Palu, dan Madrasah Tsanawiyah Al Khairat Mamboro Palu. Data Sekber Perlindungan Anak mencatat, kasus anak yang hilang dan dicari keluarganya berjumlah 118. Pemerintah dan mitra terkait telah bahu-membahu, berusaha membantu anak-anak agar bisa berkumpul kembali bersama keluarga. “Hingga saat ini, kami telah berhasil mereunifikasi 30 kasus anak yang terpisah dengan keluarganya,” tutur Edi. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense