BREAKING NEWS
 

Awas Defisit Sektor Wisata

Jokowi Heran, Lagi Krisis Gini, Warga 62 Pada Berbondong-bondong Ke LN

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 29 September 2022 18:58 WIB
Presiden Jokowi dalam acara pengarahan kepada seluruh menteri, kepala lembaga, kepala daerah, pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda, dan Kajati di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/9). (Foto: Humas Setkab/Rahmat) Read more: https://setkab.go.id/presiden-minta-kepala-daerah-ajak-warganya-wisata-di-dalam-negeri/

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi heran melihat warga Indonesia, yang berbondong-bondong ke luar negeri, di tengah situasi krisis global. Sementara wisata dalam negeri, tidak kalah bagus. Sebut saja Bali, Labuan Bajo, Wakatobi, Toba, Raja Ampat, Bromo, Yogyakarta, Bangka Belitung, Borobudur, Jakarta, dan sebagainya.

“Sekali lagi, tolong masyarakat diajak. Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Wali Kota, ajak masyarakat untuk berwisata di dalam negeri saja,” tegas Presiden dalam pengarahan kepada seluruh menteri, kepala lembaga, kepala daerah, pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda, dan Kajati di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/9).

Baca juga : Imbauan Masker Dan Vaksin Ke Warga Mesti Diulang-ulang

"Kenapa dalam situasi krisis global seperti ini, malah berbondong-bondong ke luar negeri?” imbuhnya.

Adsense

Jokowi bilang, banyaknya warga yang berwisata ke luar negeri, bisa menyebabkan defisit di sektor wisata. Apalagi, jumlah wisatawan mancanegara yang datang, juga belum meningkat.

Baca juga : Mochtar Yakin Jokowi Bisa Atasi Krisis Ekonomi Di Tengah Pandemi

“Bisa defisit wisata kita. Yang datang ke sini belum banyak, yang ke luar malah banyak sekali. Hati-hati, devisa kita bisa lari lagi, kalau tidak kita rem. Hati-hati,” tandas Jokowi.

Dia menekankan, kunjungan ke luar negeri hendaknya mendatangkan manfaat bagi Indonesia.

Baca juga : Viktor Sirait, Relawan Jokowi Yang Jadi Komisaris Independen Waskita Karya Wafat

“Saya diundang ke luar negeri, mungkin setahun bisa lebih dari 20 undangan. Tapi yang saya datangi, paling 2 atau 3. Ini betul-betul saya rem. Ada manfaat konkretnya, nggak? Karena uang kita kan juga jadi ke luar negeri. Hal-hal yang seperti itu, harus direm. Rakyat juga kita beritahu,” pungkas Jokowi. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense