Sebelumnya
Dia meminta semua pihak betul-betul bergotong-royong menjaga stabilitas negara dengan sebaik mungkin.
Tujuannya, agar kepercayaan publik dan internasional tetap ada kepada Indonesia. Jika stabilitas terganggu maka tak akan ada investasi. Alhasil, seluruh rencana dan program Pemerintah untuk negara bisa berantakan.
Capaian lainnya yang berhasil ditorehkan Pemerintah adalah reformasi birokrasi.
“Reformasi birokrasi itu sudah sangat jelas terlihat hasilnya. Betapa sekarang kita sudah mudah mengurus berbagai hal karena ada mall pelayanan terpadu,” ungkap Moeldoko.
Baca juga : Pengamat Minta Jamwas Turun Tangan Awasi Kasus yang Jadi Atensi Publik
Eks Panglima TNI ini juga mengatakan, terobosan Pemerintah yang berhasil disambut masyarakat karena manfaatnya berhasil membantu negara dalam mengatasi berbagai persoalan. Salah satunya soal pengangguran yang diatasi melalui Kartu Prakerja.
“Kita luncurkan Kartu Prakerja untuk memudahkan melengkapi pengalaman bagi masyarakat yang ingin bekerja,” ucapnya.
Namun, dia mengakui saat ini masih ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan untuk menuju status Indonesia menjadi negara maju. Salah satunya, infrastruktur digital.
Dalam acara yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengungkapkan sejumlah hal yang menjadi pekerjaan rumah berkaitan dengan konektivitas internet.
Baca juga : Human Capital Jadi Kunci Sukses Dalam Proses Transisi Energi
“Isu konektivitas itu ada tiga hal. Kapasitas, coverage (cakupan) dan kualitas,” ucap Budi Arie.
Dia mengatakan, saat ini penetrasi internet di Indonesia ini baru 78 persen, yang berarti masih ada 22 persen warga negara Indonesia yang belum memiliki akses internet.
Sedangkan kualitas internet nasional, lanjut Budi, juga masih menjadi pekerjaan besar. Soalnya, rata-rata kecepatan internet berada di 22 Megabit per second (Mbps).
“Kita ini cuma nomor 9 dari 10 di Asia. Di dunia kita peringkat ke-98 soal kecepatan internet. Ini kan pekerjaan rumah besar. Kalau kita mau jadi negara maju, soal speed internet ini juga jadi concern kita,” jelasnya.
Baca juga : Eriko Sotarduga Ajak Warga Jaksel Hindari Pinjol Ilegal
Budi Arie menekankan konektivitas internet sangat penting bagi transformasi digital yang tengah didorong Pemerintah, selain literasi digital di masyarakat.
Transformasi digital ini mencakup semua hal. Mulai dari infrastruktur digital, e-government, ekonomi digital dan yang terakhir adalah masyarakat digital.
“Semua pilar ini harus semuanya berjalan,” katanya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 25/10/2023 dengan judul Indonesia Kuat Dan Stabilitas Terjaga Baik, Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Hadapi Tantangan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.