BREAKING NEWS
 

Indonesia Kuat Dan Stabilitas Terjaga Baik

Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Hadapi Tantangan

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Rabu, 25 Oktober 2023 07:30 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kedua kiri) bersama Menkominfo Budi Arie Setiadi (kedua kanan), Juru Bicara Kemlu Lalu Muhammad Iqbal (kanan) dan moderator Cak Lontong menjadi narasumber dalam peluncuran buku Capaian Kinerja 2023 di Jakarta, Selasa (24/10/2023). Kantor Staf Presiden bekerja sama dengan Kementerian Kominfo, dan LKBN Antara merilis laporan Capaian Kinerja 2023 pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww).

 Sebelumnya 
Dia meminta semua pihak betul-betul bergotong-royong menjaga stabilitas negara dengan sebaik mungkin.

Tujuannya, agar kepercayaan publik dan internasional tetap ada kepada Indonesia. Jika sta­bilitas terganggu maka tak akan ada investasi. Alhasil, seluruh rencana dan program Pemerintah untuk negara bisa berantakan.

Capaian lainnya yang berhasil ditorehkan Pemerintah adalah reformasi birokrasi.

“Reformasi birokrasi itu sudah sangat jelas terlihat hasilnya. Be­tapa sekarang kita sudah mudah mengurus berbagai hal karena ada mall pelayanan terpadu,” ungkap Moeldoko.

Baca juga : Pengamat Minta Jamwas Turun Tangan Awasi Kasus yang Jadi Atensi Publik

Eks Panglima TNI ini juga mengatakan, terobosan Pemerintah yang berhasil disambut masyarakat karena manfaat­nya berhasil membantu negara dalam mengatasi berbagai persoalan. Salah satunya soal pengangguran yang diatasi melalui Kartu Prakerja.

“Kita luncurkan Kartu Prakerja untuk memudahkan me­lengkapi pengalaman bagi ma­syarakat yang ingin bekerja,” ucapnya.

Namun, dia mengakui saat ini masih ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan untuk menuju status Indonesia menjadi negara maju. Salah satunya, infrastruktur digital.

Dalam acara yang sama, Men­teri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengungkap­kan sejumlah hal yang men­jadi pekerjaan rumah berkaitan dengan konektivitas internet.

Baca juga : Human Capital Jadi Kunci Sukses Dalam Proses Transisi Energi

“Isu konektivitas itu ada tiga hal. Kapasitas, coverage (caku­pan) dan kualitas,” ucap Budi Arie.

Dia mengatakan, saat ini penetrasi internet di Indonesia ini baru 78 persen, yang berarti masih ada 22 persen warga negara Indonesia yang belum memiliki akses internet.

Sedangkan kualitas internet nasional, lanjut Budi, juga masih menjadi pekerjaan besar. Soal­nya, rata-rata kecepatan internet berada di 22 Megabit per second (Mbps).

“Kita ini cuma nomor 9 dari 10 di Asia. Di dunia kita peringkat ke-98 soal kecepatan internet. Ini kan pekerjaan rumah besar. Kalau kita mau jadi negara maju, soal speed internet ini juga jadi concern kita,” jelasnya.

Baca juga : Eriko Sotarduga Ajak Warga Jaksel Hindari Pinjol Ilegal

Budi Arie menekankan konek­tivitas internet sangat penting bagi transformasi digital yang tengah didorong Pemerintah, selain literasi digital di ma­syarakat.

Transformasi digital ini men­cakup semua hal. Mulai dari infrastruktur digital, e-govern­ment, ekonomi digital dan yang terakhir adalah masyarakat digital.

“Semua pilar ini harus semuanya berjalan,” katanya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 25/10/2023 dengan judul Indonesia Kuat Dan Stabilitas Terjaga Baik, Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Hadapi Tantangan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense