Sebelumnya
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa program bansos adalah kebijakan negara, bukan perseorangan yang kini kerap dipolitisasi. Persetujuannya juga dilakukan di DPR dalam proses penganggarannya.
“PDI Perjuangan terus memperjuangkan itu. Bahkan satu-satunya partai yang mengadakan rapat kerja nasional (dengan tema) fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara hanyalah PDI Perjuangan,” ujar Hasto di Media Center Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Jakarta, Selasa (30/1/2024).
Namun, kata dia, publik saat ini melihat adanya politisasi bansos untuk kepentingan elektoral pada Pemilu 2024. Bahkan ada yang terang-terangan memasang stiker Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di bansos berupa beras untuk rakyat miskin dari Bulog.
Baca juga : Bamsoet Berikan Kuliah Politik dan Strategi Pascasarjana Unhan
“Politik bansos yang sangat serius justru ini mencederai rakyat dan ini tidak sesuai dengan tata kenegaraan yang baik,” ujar Hasto.
Sementara itu, Capres nomor urut 1, Anies Baswedan kritisi alokasi bansos yang dilakukan saat masa kampanye. Anies bilang, alokasi bansos harusnya dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan politik. Dirinya menambahkan, jangan sampai alokasi bansos ini, justru dimanfaatkan pihak tertentu yang tengah berkompetisi di Pemilu.
Namun Anies yakin, penyaluran bansos tidak akan menggoyahkan pilihan masyarakat. “Rakyat kita cerdas kok, dan saya yakin bansosnya diterima, tapi pilihannya perubahan,” katanya di Lapangan Pendawa Seimbang, Tegal, Jawa Tengah, Selasa (30/1/2024).
Baca juga : Mahfud Luruskan Politik Itu Tidak Kotor Tetap Mulia
Di dunia maya, warganet ikut menyorot soal dana bansos yang naik di tahun politik. “Apa? Bansos segitunya,” kata @afmar_muly91838. “Anggaran bansos naik, artinya kemiskinan meningkat. Kan itu poinnya,” sahut @aznanarrazi. “Tiap tahun Pilpres bagus kayanya,” celetuk @LAmido7.
“Duit segitu kalau dipakai bener-bener untuk usaha produktif, pendidikan, kesehatan, petani, nelayan jauh lebih bisa mengatrol taraf hidup rakyat. Perilaku koruptif decision maker di elite pejabat dan partai politiklah yang membuatnya ambyar,” pungkas @coffebigwin.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 31/1/2024 dengan judul Triliunan Bansos Ditebar Di Tahun Politik, Sri Mulyani Pasang Badan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.