Dark/Light Mode

Disebut Mau Mundur Karena Prabowo, Sri Mulyani Banyak Senyum

Sabtu, 20 Januari 2024 09:02 WIB
Menkeu, Sri Mulyani. (Foto : Ist)
Menkeu, Sri Mulyani. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merespons soal isu mundur dari kabinet Joko Widodo karena tak cocok dengan Prabowo Subianto.

Usai rapat kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta, Sri Mulyani tidak membantah maupun membenarkan kabar akan mundur sebagai Menteri Keuangan.

 "Masak? ini masih kerja," kata Sri Mulyani. Tampak Sri Mulyani menggunakan baju pink dan tersenyum saat menjawab pertanyaan wartawan. "Saya bekerja," tegasnya.

Baca juga : Disambut Meriah Warga Blora, Prabowo Rasakan Energi Masyarakat: Kuat Genggam Tangan Saya

Sebelumnya, dalam sebuah acara ekonom Faisal Basri menyebut Sri Mulyani dan sejumlah menteri siap mundur dari kabinet menyusul isu ketidaknetralan presiden di Pilpres 2024.

Sri Mulyani dan beberapa menteri melakukan rapat bersama Presiden Jokowi, Jumat (19/1/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebagai informasi, saat kabar tersebut dilontarkan Faisal Basri pada hari Selasa (16/1/2024) lalu, Sri Mulyani tengah menjalani agenda di luar negeri. Menurut Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pada 15-19 Januari 2024, Sri Multani menghadiri World Economic Forum di Davos, Switzerland.

Baca juga : Dapil Kalbar I: Semua Kuat, Pertarungan Bakal Sengit

"Secara moral, saya dengar Bu Sri Mulyani paling siap untuk mundur," kata Faisal dalam acara Political Economic Outlook yang digelar PROGRESIF, seperti dikutip Selasa (16/1/2024).

Sebelumnya juga diberitakan, Sri Mulyani tak sepaham dengan Prabowo Subianto yang merupakan Menteri Pertahanan dan juga Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 2

Kabarnya, Sri Mulyani banyak tak menyetujui anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Baca juga : Instagram Mahfud Kena Hack, Stafsus: Serangan Sejak Pagi

Menjawab hal itu, Staf Khusus Menkeu Yustinus Prastowo menjelaskan, penolakan anggaran terhadap sejumlah kementerian dan lembaga adanya lantaran APBN diprioritaskan pada penanganan dampak pandemi Covid-19, antara lain melalui kebijakan refocusing anggaran.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.