Sebelumnya
Di media sosial X, sejumlah warganet mengeluhkan kenaikan harga bahan pangan jelang bulan Ramadan.
Akun @Shinjiteru_ menilai, kenaikan harga mendekati bulan puasa hal yang wajar.
“Permintaan makanan meningkat sedangkan supply makanan tetap atau cenderung menurun. Mangkanya kalian stop main-main terus di kota dan pergi menanam padi di desa,” tulisnya.
Akun @cccanss_ juga membenarkan fenomena kenaikan harga jelang Ramadan. Namun, tahun ini kenaikan harga juga berlangsung di masa Pemilu.
Baca juga : Real Madrid Vs RB Leipzig, Los Blancos Tak Jumawa
“Memang semua harga akan naik di momen-momen tertentu doang, kayak mau puasa, Lebaran, Maulid, Natal dan lainnya. Jadi wajar saja. Cuman kali ini berbarengan sama Pemilu, makanya jadi kesempatan buat topik goreng-gorengan,” cuitnya.
Ada juga warganet yang mengeluhkan kenaikan harga yang lebih parah dari tahun sebelumnya.
“Sebenarnya kenaikan harga pangan menjelang puasa itu wajar. Tapi tahun ini yang terparah, masa beras premium naiknya bisa 43 persen, harga telur yang 3 bulan lalu sempat stabil, sekarang naik lagi. Salut buat ibu-ibu rumah tangga zaman now,” tulis akun @bebas_l.
Akun @silenting000 juga mengeluhkan harga telur yang naiknya luar biasa.
Baca juga : Tanpa CR7, Portugal Bisa Juara
“Saya tahu seminggu menjelang puasa memang biasanya harga sembako banyak yang naik. Tapi, kalau sampai pedagang nggak berani jual telur karena harganya naik tinggi, menurutku ini sudah di batas tidak wajar,” katanya.
Akun @feoprintemps mengeluhkan harga beras yang ternyata belum kembali normal.
“Saya tadi beli beras, di salah satu supermarket gede, beras kemasan 20 kg masih 300 ribu, berarti 10 kg masih 150 ribu-an. Nggak tahu ya, makin mendekat puasa nanti. Soalnya, di sini kalau emang mendekati hari besar keagamaan bukannya diskon, malah naik harga,” tuturnya.
Di tengah kenaikan harga bahan pangan ini, Pemerintah juga diminta mengusut tuntas dugaan permainan harga oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca juga : Windy Idol Jadi Tersangka Kasus Pidana Pencucian Uang
“Ayo belajar lagi ilmu ekonomi. Kok dikit-dikit salahin Pemerintah, ini sudah dekat puasa, yang mainkan harga ya mereka yang mengendalikan penjualan beras,” ujar akun @iyenhla.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 6 Maret 2024 dengan judul Jelang Ramadan, Pemerintah Jamin Ketersediaan Pangan, Masyarakat Tenang Ya, Tak Perlu Panic Buying
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.