BREAKING NEWS
 

Operasi Katarak Gratis, Upaya Mensos Risma Entaskan Kemiskinan

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 13 Juni 2024 15:42 WIB
Foto: Kemensos.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terus menggencarkan upaya mengentaskan kemiskinan melalui operasi katarak gratis.

Operasi katarak menjadi prioritas Kemensos. Sebab, jika terlambat ditangani, pengidapnya bisa mengalami kebutaan yang menyebabkan menurunnya produktivitas dan penghasilan.

“Jika tidak mempunyai penghasilan, maka berpotensi menjadi miskin. Itu urusan Kementerian Sosial. Karena itu Kementerian Sosial mengantisipasi dan mencegah kebutaan melalui kegiatan operasi katarak, supaya masyarakat selalu sehat dan produktif,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini, saat meninjau pelaksanaan operasi katarak gratis di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Rabu (12/6/2024).

Mensos Risma juga mengingatkan, operasi katarak bukanlah operasi besar sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Apalagi, operasi dilakukan oleh dokter-dokter spesialis yang sangat ahli di bidangnya.

Baca juga : Relokasi KCP Kelapa Gading, Bank Mega Syariah Fokus Di Segmen Priority Banking

Meski demikian, mantan wali kota Surabaya itu mengingatkan agar hasil operasi bisa optimal, setelah menjalani operasi maka pasien sementara tidak boleh mengangkat barang berat, membungkuk dan membasuh muka dengan air.

Operasi katarak yang diselenggarakan di Kabupaten Barito Kuala merupakan salah satu rangkaian acara Kementerian Sosial pada Bakti Sosial yang diselenggarakan di Kalimantan Selatan.

Total sebanyak 320 orang telah mengikuti operasi katarak gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Abdul Aziz Barito Kuala.

Seluruh peserta yang mengikuti operasi katarak sudah melalui berbagai tahapan skrining seperti skrining gula, tensi, kolesterol, dan biometrik.

Adsense

Pada tahapan awal, Tim Kemensos membuka pendaftaran dan terhimpun sebanyak 415 orang yang berasal dari berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan.

Baca juga : Maurizio Sarri Menyesal Tinggalkan Chelsea

Setelah dilakukan skrining kesehatan dan skrining biometrik, 320 orang lolos utuk menjalani operasi katarak.

Salah seorang pasien yang menjalani operasi katarak, Nursyamsi (33) warga Kecamatan Wanaraya mengatakan dirinya mengidap petrigium mata sebelah kiri sejak 2 tahun lalu yang menyebabkan pandangan buram terlebih ketika di malam hari.

Kondisi itu cukup mengganggu pekerjaannya sebagai sopir karena harus mengemudi selama 8 jam dari kota Banjarmasin ke Kotabaru setiap harinya.

Ketika mengetahui adanya operasi katarak gratis, Nursyamsi langsung mendaftarkan diri ke puskesmas dan menjalani skrining hingga dinyatakan lolos untuk mengikuti operasi katarak.

”Terima kasih Kemensos, semoga penglihatan saya pulih kembali," ucap Nursyamsi. 

Baca juga : Dalam Rangka HLUN 2024, Risma Gencarkan Operasi Katarak Gratis Untuk Lansia

Sampai saat ini, Kementerian Sosial telah melakukan operasi katarak gratis terhadap 9.110 orang di berbagai daerah seperti Jawa Timur, Papua, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Aceh Utara.

Rinciannya, tahun 2022 sebanyak 724 orang menjalani operasi katarak, tahun 2023 sebanyak 6.012 orang, dan 2024 sebanyak 2.374 orang.

Dalam pelaksanaan operasi katarak kali ini Kemensos menjalin kerja sama dengan Yayasan Himpunan Bersatu Teguh Erha Clinic, Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Pusat, Perdami Kalsel, dan tim Dokter RSUD H. Abdul Aziz.

Kemensos mendatangkan 6 dokter mata dari Pusat, 3 dokter mata dari Banjarmasin, dan 1 dokter mata dari Barito Kuala.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense