BREAKING NEWS
 

Hasil SNBT 2024, Pendidikan Tinggi Vokasi Kian Diminati

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 15 Juni 2024 20:31 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Minat calon mahasiswa baru pada program studi (prodi) pendidikan vokasi terus meningkat.

Hal ini terlihat dari hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024 yang diumumkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2024, Ganefri mengatakan, peningkatan minat masyarakat atau calon mahasiswa baru pada pendidikan vokasi dapat dilihat dari beberapa indikator.

Salah satunya, keketatan pada Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2024 yang didominasi oleh prodi vokasi.

“Keketatan ini sejalan dengan banyaknya peserta yang memilih program studi vokasi. Itu artinya peminatan masyarakat terhadap pendidikan vokasi meningkat,” ujar Ganefri, seperti keterangan yang diterima RM.id, Sabtu (15/6/2024).

Berdasarkan hasil SNBT 2024, 20 program studi terketat pada UTBK SNBT 2024 berasal dari program studi vokasi, baik prodi D3 dan D4 dengan prodi terketat adalah Prodi D3 Farmasi Universitas Sebelas Maret yakni 0,50 persen.

"Dari 20 prodi terketat, semuanya adalah prodi vokasi, tidak ada prodi akademik. Setidaknya dengan adanya Dirjen Pendidikan Vokasi, minat masyarakat kepada vokasi ini sudah tinggi,” terangnyam

Baca juga : Honda Brio Bukukan Penjualan Tertinggi Honda Di Mei 2024

Peningkatan minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi, lanjut Ganefri, juga dapat dilihat dari distribusi pendaftar pada SNBT 2024.

Ganefri melihat, meskipun masih didominasi prodi vokasi yang diselenggarakan di perguruan tinggi akademik, tetapi ada peningkatan signifikan dari lulusan SMA yang menentukan pilihan ke pendidikan vokasi bukan ke Prodi S1 akademik.

Bahkan, lulusan SMA yang mendaftar ke prodi di perguruan tinggi vokasi jumlahnya mencapai lebih dari dua kali lipat dari pendaftar SMK yang diharapkan melanjutkan di PTN Vokasi.

“Jadi, ini adalah kabar baik bagi pendidikan vokasi, walaupun memang mereka masih melihat rumahnya (perguruan tinggi penyelenggara program pendidikan vokasi),” tuturnya.

Tidak hanya menunjukkan peningkatan minat, hasil SNBT 2024 juga berhasil memotret peningkatan kualitas calon mahasiswa vokasi.

Hal tersebut dilihat dari semakin menipisnya gap skor nilai UTBK yang diterima antara calon mahasiswa sarjana dan diploma, utamanya D3.

Adsense

Menurut Ganefri, selisih rata-rata hasil UTBK antara sarjana dan diploma pada 2024 lebih kecil dibandingkan pada 2023.

Baca juga : Ini Dia, 20 Nilai SNBT 2024 Tertinggi, Juaranya Diterima Di Teknik Elektro UI

Jika rata-rata hasil UTBK SNBT calon mahasiswa yang diterima di prodi vokasi (D3) tahun 2023 sekitar 490-an, pada 2024 meningkat menjadi kisaran 520-an.

Gap pun semakin sempit. Jika dipersentasekan, pada 2023 berkisar 48,76 persen. Sementara pada 2024, sebesar 23 persen.

“Artinya anak-anak yang masuk prodi vokasi itu sudah anak-anak yang cerdas. Dari sisi kemampuan tidak berbeda jauh dari anak-anak prodi S1,” ungkap Ganefri.

Sebagai informasi, nilai UTBK SNBT 2024 untuk perguruan tinggi negeri (PTN) vokasi berada di Politeknik Negeri Bandung (Polban) yakni 610,03.

Sementara itu, nilai UTBK tertinggi untuk akademik berada di Teknik Elektro Universitas Indonesia yakni 859,13.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek Kiki Yuliati mengatakan, peningkatan minat calon mahasiswa baru menunjukkan bahwa prodi vokasi mulai dikenal dan dipelajari oleh para calon mahasiswa.

“Calon mahasiswa mempelajari apa yang akan mereka dapat melalui program studi pendidikan tinggi vokasi sehingga lalu mereka memilih program studi diploma tiga dan diploma empat," kata Kiki.

Baca juga : Asyik, ASN Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Dapat Rusun

Menurut Kiki, mahasiswa yang mengikuti pendidikan diploma dan sarjana terapan adalah mahasiswa yang kelak nanti akan bekerja.

Oleh karena itu, mereka memilih program studi yang akan memberikan mereka bekal keahlian serta kompetensi yang mereka minati.

“Karena tidak bisa mendaftar lagi kalau sudah diterima di tempat lain,” imbuhnya.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asasmen Pendidikan (BSKAP) Anindito Aditomo melihat, peningkatan minat calon mahasiswa baru pada prodi pendidikan vokasi tidak lepas dari sistem baru pada penerimaan mahasiswa.

Sistem baru ini lebih menekankan pada minat, bakat, serta aspirasi karier para calon mahasiswa baru.

Termasuk, kebijakan penentuan pilihan program studi yang mensyaratkan satu di antaranya adalah pilihan program D3 atau D4.

Pada sistem penerimaan baru ini, pemerintah membatasi pilihan program studi sebanyak empat pilihan program.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense