BREAKING NEWS
 

Bayar Kuliah Pakai Pinjol

Mahasiswa Bakal Stres Mikirin Utang

Reporter : OSPI DARMA
Editor : ABDUL SHOMAD
Jumat, 5 Juli 2024 07:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto: NG Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
Lebih lanjut, Eddy mengung­kapkan, dari pengalamannya bekerja di perbankan dan lem­baga keuangan internasional, mahasiswa di Amerika banyak yang tertekan mentalnya karena memiliki student loan dari lem­baga perbankan. Padahal, student loan di Amerika bunganya rendah.

“Bisa dibayangkan bagaimana tertekannya mahasiswa, jika dia memiliki utang pinjol yang bunganya selangit dan dikejar-kejar debt collector. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, untuk memberikan keringanan bagi mahasiswa dalam membayar uang kuliah,” tegasnya.

Senada, pengamat pendidikan Doni Koesoema menilai, peng­gunaan pinjol untuk biaya kuliah tidak mengatasi masalah, malah membuat masalah baru.

Menurut dia, mahasiswa yang tidak mampu secara finansial akan menjadi kelompok paling terdampak dengan sistem pinjol.

Baca juga : Duh, 3.351 Mahasiswa Terancam Putus Kuliah

“Pemberian beasiswa meru­pakan jalan keluar terbaik. Kami selalu bekerja keras mencari donatur untuk menyediakan beasiswa. Puji syukur, saat ini ada 50 persen mahasiswa IPB yang terdaftar sebagai pemegang beasiswa aktif,” katanya.

Menurut Doni, beasiswa yang dihadirkan juga bermacam-macam, mulai dari Pemerintah maupun swasta. Adanya bea­siswa itu membuat mahasiswa yang tidak mampu bisa meny­elesaikan pendidikan.

“Kami juga menawarkan ker­inganan pembayaran uang ku­liah tunggal atau UKT. Keringan ini, banyak digunakan oleh mahasiswa yang kurang mampu. Bila ditemukan mahasiswa yang keberatan dengan jumlah pem­bayaran yang ditentukan, kami carikan solusi,” tandasnya.

Di media sosial X, netizen ramai-ramai mengecam pembi­ayaan kuliah dengan pinjol.

Baca juga : Jerman Vs Spanyol, Adu Gengsi Demi Posisi

Akun @filcadet mengaku heran dengan langkah pemerintah yang mengarahkan mahasiswa mem­bayar uang kuliah dengan pinjol.

“Saat kita susah-susah bela­jar dan cari cara supaya nggak terjerat pinjaman, ada menteri yang suruh bayar uang kuliah pakai pinjol. Memangnya ada pinjol yang menguntungkan peminjamnya? Sekarang, maha­siswa yang punya beban mikirin kuliah, mau ditambahin mikirin utang pinjol,” kritiknya.

Akun @anggiedwidowati me­nilai, dengan mendorong ma­hasiswa berutang ke pinjol, Pemerintah seolah tidak punya solusi untuk membuat biaya ku­liah di perguruan tinggi menjadi terjangkau.

“Akar masalahnya, biaya ku­liah itu tinggi, kenapa nggak diturunin, nggak dikasih subsidi, atau dibenahi pos-pos anggaran yang boros. Kan udah banyak ma­syarakat yang jadi stres dan gila, gara-gara pinjol. Gue nggak ngerti cara berpikirnya, orang-orang pro pinjol ini,” tulisnya.

Baca juga : Error, Osaka Angkat Koper

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 5 Juli 2024 dengan judul Bayar Kuliah Pakai Pinjol, Mahasiswa Bakal Stres Mikirin Utang

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense