BREAKING NEWS
 

3 Hari Ngantor Di IKN, Menhub Beresin Kereta Otonom Dan Bandara

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Minggu, 14 Juli 2024 07:35 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pembangunan proyek Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (12/07/2024. (Foto: Humas Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berkantor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur selama 3 hari, 11-13 Juli 2024. Selama berkantor di IKN, BKS, sapaan akrab Budi Karya, menempati Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) yang berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

"Saya di IKN melakukan berbagai koordinasi, di antaranya adalah mengkoordinasikan berkaitan persiapan dari Autono­mous Rail Transit (ART) atau kereta otonom,” ujar BKS, dalam keterangan resminya, Sabtu (13/7/2024).

Menhub memastikan, rang­kaian ART berupa satu trainset yang terdiri atas tiga kereta akan tiba di IKN pada akhir Juli ini dan mulai beroperasi Agustus 2024. Rangkaian kereta otonom telah dikirim dari China pada awal Juli 2024.

Menurut perhitungan, kapal ekspedisi yang mengangkut ART tersebut akan tiba di Pelabuhan Balikpapan dan dijadwalkan sampai IKN pada akhir Juli 2024, setelah proses kepabeanan selesai. “Dengan begitu, kereta dipastikan sudah bisa beroperasi pada Agustus 2024,” tuturnya.

Baca juga : Demokrat Dan PAN Pasang Badan Bela Pencalonan Bobby Di Sumut

Eks Direktur Utama Angkasa Pura ll menambahkan, setibanya di IKN, komponen kereta tanpa rel ini rencananya akan dirakit dan mulai diuji coba secara internal. Setelah itu, kereta oto­nom akan memasuki tahap per­siapan dan pelaksanaan pengujian bersama, dilanjutkan dengan pelaksanaan Proof of Concept (POC) pada Agustus 2024.

Rencana showcase atau unjuk kerja akan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2024. BKS berharap jadwal ini dapat terealisasi sesuai rencana

“Dan trem otonom di IKN benar-benar bisa menginspi­rasi kota-kota lain di Indonesia dalam hal mengembangkan transportasi cerdas,” harapnya.

BKS menjelaskan, ART ini merupakan lompatan penggu­naan teknologi baru dalam dunia transportasi di Indonesia, yakni kereta api tanpa rel.

Baca juga : IDI Minta Penempatan Dokter Diatur Pemerintah Pusat

Kereta otonom dioperasikan menggunakan baterai dengan pengoperasian dipandu melalui pembacaan marka jalan melalui sensor. Sehingga, kendaraan ini ampuh untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi fosil.

Selain itu, Jalan Sumbu Kebangsaan yang akan dilalui kereta punya tekstur sangat halus. Hal ini akan membuat nyaman para pengendara dan penumpang yang melintas.

Sementara pembangunan halte ART akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Halte tersebut rencananya akan dilengkapi tempat untuk melaku­kan pengisian daya.

Menariknya, halte yang akan dibangun ini nantinya tak hanya berguna sebagai tempat menaik-turunkan penumpang. “Tapi juga akan berfungsi sebagai tempat melakukan charging (pengisian daya),” ungkapnya.

Baca juga : Komika Marshel Makin Menguat

Tak hanya ART, Menhub juga meninjau pembangunan Bandara IKN. Ia berkeliling ke beberapa titik bandara, salah satunya gedung terminal.

Dirinya melihat progres pem­bangunan di lokasi bandara secara umum sudah baik dan bisa terus dimaksimalkan. “Jalan akses menuju bandara sudah bisa dilalui. Pekerjaan lain yang saat ini juga tengah dilaksanakan me­liputi pemasangan plafon hingga mekanikal elektrikal,” jelasnya.

Adsense

Menhub menilai, pembangun­an landasan pacu fungsional Bandara IKN untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia diupayakan hingga 2.200 meter.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense