RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) sewilayah Utaramenggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI) se-Jakarta Utara sebagai upaya memberikan perlindungan risiko kecelakaan kerja bagi para imam dan marbot masjid.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Masjid Al Amanah Nurani Bangsa, Warakas, Jakarta Utara pada Senin (8/7/2024) lalu.
Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Jakarta Kelapa Gading Ivan Sahat H Pandjaitan mengatakan, imam dan marbot adalah garda terdepan di masjid, sehingga diharapkan dapat memperoleh jaminan keselamatan kerja.
Ivan menegaskan, program BPJamsostek ini merupakan bentuk kehadiran negara melindungi seluruh tenaga kerja, baik pekerja formal maupun informal dari risiko pekerjaan.
Baca juga : Akademisi Gontor Dukung Program Perlindungan Perempuan, Anak, Dan Remaja
"Jadi, bukan hanya pekerja formal tapi juga pekerja informal, karena banyak dari mereka yang belum mempunyai jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan padahal pekerjaan mereka juga punya risiko kecelakaan kerja," kata Ivan, di Jakarta, Rabu (17/7/2024).
Untuk itu, ia berharap seluruh pengurus DMI baik di tingkat kota sampai kelurahan, pengurus masjid dan musola terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Adapun, dua manfaat yang bisa diterima seluruh pengurus masjid adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (Jkm).
"Setiap pekerjaan pasti memiliki risiko. Dengan adanya perlindungan sosial ketenagakerjaan, pekerja memiliki rasa aman dalam beraktivitas dan tidak perlu khawatir terhadap risiko yang kita sendiri tidak pernah tahu kapan datangnya," ujarnya.
Baca juga : Gandeng BRIVA, Telkom Beri Kemudahan Transaksi Pendidikan Lewat Siplah
Ivan juga meminta sosialisasi masif terhadap manfaat program BPJamsostek harus terus digencarkan.
Tujuannya, agar seluruh pengurus masjid dan musola terlindungi dari risiko pekerjaan.
Sementara, Ketua DMI Kota Jakarta Utara Suwardi mengapresiasi BPJamsostek yang mau melindungi seluruh imam dan marbot khususnya di wilayah Jakarta Utara dari segala risiko pekerjaan.
Suwardi mengaku akan terus berupaya untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan BPJamsostek.
Baca juga : Digitalisasi Jadi Peluang Emas Bagi Pengusaha Ultra Mikro
"Program perlindungan dari BPJamsostek diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengurus aktif DMI Jakarta Utara saat bekerja," ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.