Dark/Light Mode

Akademisi Gontor Dukung Program Perlindungan Perempuan, Anak, Dan Remaja

Sabtu, 13 Juli 2024 17:37 WIB
Deputi Wakil Rektor 3 Universitas Darussalam Gontor, Dr. Cecep Sobar Rochmat. Foto: Istimewa
Deputi Wakil Rektor 3 Universitas Darussalam Gontor, Dr. Cecep Sobar Rochmat. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Deputi Wakil Rektor 3 Universitas Darussalam Gontor, Dr. Cecep Sobar Rochmat menegaskan, masa depan Indonesia bergantung kepada generasi muda.

Untuk itu, perlu mendukung program Pemerintah yang memberikan perlindungan kepada peremuan, anak dan remaja Indonesia.

"Kami sebagai anggota masyarakat, dalam hal ini Unida Gontor, sangat mengapresasi, dan kami sangat mendukung program-program ini apalagi bersentuhan langsung kepada masyarakat menjadikannya lebih baik," ujar Cecep, di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (13/7/2024).

Baca juga : Ekamas Fortuna Dukung Pengembangan Sanggar Murtitomo

Dalam upaya membangun generasi bangsa menggapai Indonesia Emas di Tahun 2045, Cecep mengungkapkan, Universitas Darussalam Gontor concern terhadap pendidikan. Terutama, pendidikan anak dan remaja.

Namun, perlu kerja sama dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses tersebut. Di antaranya, dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Program di pondok ini sebetulnya kita memberi wawasan yang luas kepada santri maupun mahasiswa, sehingga ketika berwawasan luas mereka tidak akan terkena shock culture, tidak akan terpapar radikalisme terorisme dan sejenisnya," terangnya.

Baca juga : UBL dan Pramuka Kolaborasi Luncurkan Program Pencegahan Kekerasan Seksual

Lebih lanjut Cecep mengurai tujuan pembelajaran di pondok ini, agar anak didik dapat memahami perbedaan setiap manusia yang hidup di dunia. Baik dari suku, agama dan lainnya yang semuanya mencintai kedamaian.

Sebelumnya, Deputi Kerja Sama Internasional BNPT, Andika Crhisnayudhanto juga mengamini pentingnya edukasi kepada generasi muda agar dirinya dapat bertahan di tengah gempuran paparan radikalisme terutama yang meningkat di dunia maya.

"Salah satu upaya membentengi diri dari pemahaman terorisme di antaranya adalah menumbuhkan critical thinking dan tidak dogmatis. Sehingga kita dapat terus memberikan pertanyaan kepada suatu pemahaman," ujar Andika.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.