Sebelumnya
“Tim kerja akan fokus pada penyiapan Sistem Registri Nasional (SRN), sistem MRV, sistem SPEI, dan calon pilot project di sektor kehutanan dan persampahan,” tuturnya.
Terkait pengelolaan limbah, Siti menyoroti kolaborasi Indonesia dan Jepang dalam pengelolaan merkuri yang dilaksanakan melalui kerja sama JICA. Para ahli akan tiba di Indonesia tahun ini.
Selain itu, dibahas juga tentang perkembangan kelola sampah di Legok Nangka, Jawa Barat, serta kerja sama dalam pengelolaan limbah elektronik. Indonesia sudah menyiapkan tim sebagai implementasi dari komitmen kolaborasi tersebut.
Baca juga : Demokrat Usulkan SBY Bisa Menjadi Penengah
“Diperlukan kolaborasi dalam pengelolaan limbah padat, termasuk upaya untuk mempromosikan kota yang ramah lingkungan, serta pengelolaan limbah berbahaya,” tuturnya.
Selanjutnya, kedua menteri juga sepakat bekerja sama berkenaan agenda konservasi. Siti mengusulkan rencana kerja sama model ekowisata di Provinsi Jawa Barat.
Dengan adanya Tim KLHK untuk percepatan kerja sama RI-Jepang, Siti mendorong agar segera ditindaklanjuti dengan kerja-kerja teknis bersama pada awal September mendatang. Hal itu didukung oleh Menteri Tetsuta.
Baca juga : Pelaku Pasar Pantau Aksi Darurat Indonesia
Dia menyampaikan harapannya untuk memperkuat kerja sama pengendalian iklim dan lingkungan Indonesia dan Jepang.
Sebab, menurut Tetsuta, baik Indonesia maupun Jepang, sama-sama menghadapi banyak tantangan lingkungan, dan memiliki pengalaman berbeda dalam penanganannya.
“Oleh karena itu, sangat bermanfaat untuk bertukar pengalaman, dan melakukan kegiatan bersama di lapangan,” ujarnya.
Baca juga : Banteng Pede, Ngusung Kader Sendiri Di Bali
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono, dan Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Sigit Reliantoro.
Hadir juga Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Dida Migfar, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Laksmi Dhewanthi, Sekretaris Badan Restorasi Gambut Mangrove (BRGM) dan unsur-unsur teknis terkait KLHK lainnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 23 Agustus 2024 dengan judul Jajaki Kerja Sama Dengan Jepang, Menteri Siti: Pentingnya Kolaborasi Tangani Iklim
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.