RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian PUPR mendapat anggaran Rp 116,23 triliun dari RAPBN 2025. Anggaran itu akan diprioritaskan untuk mendukung ketahanan pangan, renovasi sekolah, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Pagu anggaran tersebut, telah diketok DPR dalam Rapat Kerja antara Komisi V DPR bersama Kementerian PUPR di Gedung DPR, Rabu (11/9).
Baca juga : Perkuat Ketahanan Pangan, Pengamat Sarankan Kepala Bapanas Diganti
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, sesuai penyampaian hasil pembahasan RUU APBN 2025, Kementeriannya mendapatkan tambahan alokasi anggaran sebesar Rp 40,59 triliun untuk meningkatkan Dukungan Ketahanan Pangan dan Energi, Renovasi Prasarana Sarana Sekolah, dan keberlanjutan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Total pagu menjadi sebesar Rp 116,23 triliun dari sebelumnya Rp 75,63 triliun.
"Dukungan ketahanan pangan dan energi, termasuk padat karya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dari total pagu tambahan sebesar Rp11,9 triliun," kata Basuki.
Baca juga : Habiskan 36 Triliun, Pilkada Makan Uang Banyak
Ditambahkan Pak Bas, sapaan akrabnya, anggaran tambahan tersebut juga dialokasikan untuk renovasi prasarana sarana sekolah (Pembangunan Sekolah Unggul dan Revitalisasi Sekolah/ Madrasah) sebesar Rp 19,5 triliun.
Terakhir anggaran tambahan tersebut, juga digunakan untuk penyelesaian pembangunan IKN antara lain Pembangunan Jalan Tol, Jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Bandara VVIP, Pembangunan Kawasan Peribadatan, Kantor Kementerian PUPR, JDU dan JDP SPAM Sepaku Tahap II, Jaringan Air Limbah, Sekolah, Pasar dan Puskesmas, serta Lanjutan Pembangunan Rusun ASN dan Hankam dengan total pagu sebesar Rp 9,19 triliun.
Baca juga : UMKM Buka Jutaan Lapangan Kerja Baru
Total pagu alokasi anggaran Kementerian PUPR 2025 sebesar Rp 116,23 triliun tersebut, secara rinci akan dialokasikan per Unit Organisasi sebagai berikut, yakni di Sekretariat Jenderal sebesar Rp 528,44 miliar, Inspektorat Jenderal sebesar Rp 98,91 miliar, Ditjen Sumber Daya Air sebesar Rp 38,43 triliun, Ditjen Bina Marga sebesar Rp 37,41 triliun, Ditjen Cipta Karya sebesar Rp 33,82 triliun, Ditjen Perumahan sebesar Rp 4,78 triliun, Ditjen Bina Konstruksi sebesar Rp 558,36 miliar, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur sebesar Rp 148,96 miliar, BPIW sebesar Rp 92,79 miliar, dan BPSDM sebesar Rp 347,32 miliar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.