Sebelumnya
Keempat, berani melaporkan situs, iklan, maupun rekening bermuatan judol ke Kementerian Kominfo, melalui layanan aduankonten.id dan cekrekening.id.
“Kita tidak ingin jumlah pelaku judi online terus bertambah. Mari kita lindungi orang-orang tersayang agar terhindar dari adiksi perjudian online,” ajaknya.
Terpisah, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya sudah meminta pemblokiran terhadap 8.000 rekening bank terkait judol, termasuk rekening penampungan dana judol.
Baca juga : Ribuan Orang Telantar Dipulangin Ke Kampung
Menurut dia, langkah tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempersempit ruang gerak bandar maupun pemain. Rekening terkait judol termasuk rekening penampungan dana judi daring tersebar di berbagai bank.
Selain itu, OJK juga telah meminta perbankan memperketat penerapan Anti Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (APU TPP) untuk lebih mempersempit ruang gerak judol.
Salah satunya, mengidentifikasi tindak mencurigakan dan mengimbau langkah mitigasi, serta meminta bank melakukan customer due diligence sesuai ketentuan berlaku.
Baca juga : Lolos Ke Semifinal Tenis China Open 2024, Gauff Ditantang Badosa
Di media sosial X, cuitan netizen soal kasus judol juga tak pernah berhenti.
“Pinjol dan judol itu adalah dua kombo yang HARUS elu hindarin. Beneran nih, jangan pernah nyoba. Amit-amit ya Allah, jauhin hamba dan keluarga hamba dari masalah finansial,” tulis akun @kookidrama.
“Jaman gue kuliah dahulu, judol itu nggak semarak sekarang. Kayaknya semenjak pandemi Covid-19 makin brutal tuh si pinjol+judol,” timpal akun @xyntesisid.
Baca juga : Prabowo-Gibran Dilantik di Senayan
Sementara, akun @thatredgirl2 mengingatkan, masyarakat harus tetap berpikiran waras bila mendapat cobaan ekonomi. Jangan sampai, judol dan pinjol dianggap solusi.
“Guyss… bener deh jangan coba-coba pinjol atau judol! Soalnya, sekali aja elu menang, bakal ketagihan. Terus, pas elu kalah, bakalan penasaran. Gue kenal beberapa orang yang hidupnya jadi jungkir balik gara-gara judol. Punya utang puluhan juta dan karirnya ancur. Jangan terbuai cara instan buat cari duit. Yang instan cuma mie,” tuturnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 5 Oktober 2024 dengan judul Kerugian Ekonomi Tembus 600 Triliun, Sikat Judol Jangan Kendor
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.