BREAKING NEWS
 

Hitungan Menit, Mentan Copot Pejabat Terbukti Terima Uang Fee Proyek

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : FAQIH MUBAROK
Kamis, 17 Oktober 2024 19:26 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat konferensi pers pencopotan 3 orang anak buahnya yang terbukti melanggar hukum di Gedung A, Kementan, Jakarta, Kamis (17/10/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mencopot 3 orang anak buahnya yang terbukti melanggar hukum.

Ketiganya, menurut Mentan menerima fee atau pemulus proyek pengadaan dari beberapa pengusaha hingga mencapai Rp 10 miliar.

"Saya langsung copot, bahkan dalam waktu dekat bisa saya pecat," ujar Mentan kepada wartawan yang hadir di Gedung A, Kementan, Jakarta, Kamis (17/10/2024).

Baca juga : UMKM Binaan Pertamina Go Global, Teken 3 Kerja Sama Dagang Di Hari Pertama TEI

Mentan mengatakan, pencopotan dilakukan secara cepat bahkan dalam waktu hitungan menit.

Adsense

Langkah ini perlu dilakukan untuk memperkuat komitmen kementerian pertanian dalam menjaga integritas terutama dari hal-hal yang bersifat korupsi, kolusi dan nepotisme.

"Tadi malam kami dapat laporan, kemudian hari ini kami panggil lalu dalam waktu 5 menit saya copot. Kenapa? Karena yang 3 orang ini sudah menerima uang kurang lebih 10 miliar dan ini sudah berproses di penegak hukum," katanya.

Baca juga : Tol Laut Terbukti Berhasil Menekan Disparitas Harga

Dikatakan Mentan, perbuatan korupsi atau pemerasan di lingkungan kementan harus diberantas. Tidak ada kompromi bagi pelaku yang melanggar hukum apalagi sampai merugikan kepentingan petani yang tengah berproduksi.

"Tidak ada kompromi bagi yang melakukan korupsi di kementan selama saya ditakdirkan masih di sini. Seperti dulu 5 tahun yang lalu kami terus menjaga lembaga ini agar tidak terjadi pelanggaran," katanya.

Mentan menambahkan, persekongkolan korupsi di Kementan sudah tidak bisa ditolerir dan akan diproses sampai ke akarnya. Jangankan eselon 3 dan 2, eselon 1 yang bermasalah pun siap dicopot bahkan dilakukan dipecat.

Baca juga : Puji Karakter Arya Saloka

"Target saya adalah petani sejahtera, maka yang begini-gini saya pecat. Ada yang bilang kami pencitraan, tapi kan dia yang bermasalah. Jadi untuk sementara baru 3 orang yang terbukti bersekongkol. Ingat, kami akan kejar yang melakukan hal hal seperti itu," jelasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense