BREAKING NEWS
 

Program TEKAD Dorong Minyak Kelapa Jadi Ikon Seram Bagian Barat

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 18 Oktober 2024 09:47 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pohon kelapa menjadi komoditas unggulan Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Olahan minyak kelapa murni (virgin coconut oil) pun diproyeksikan menjadi produk unggulan wilayah tersebut.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi olahan minyak kelapa ini sehingga panen buah kelapa di wilayah kami mendapatkan nilai tambah,” ujar Ketua Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Vinama Desa Sanahu, Kecaman Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Bapa Poly, Jumat (18/10/2024).

Poly mengungkapkan, usaha pengolahan minyak kelapa murni telah berlangsung lama. Berawal dari Program SOLID-IFAD dan Dinas Ketahanan Pangan SBB di tahun 2014, usaha pengolahan minyak kelapa murni berlangsung hingga sekarang.

“Ada lima kelompok yang menerima bantuan berupa pelatihan dan modal, namun sekian tahun berjalan hanya kami dari Kelompok Vinama yang masih bertahan untuk melanjutkan pengolahan minyak kelapa murni ini,” katanya.

Baca juga : Survei Median: Tiga Paslon Bersaing Ketat di Pilkada Bandung Barat

Dia mengatakan usaha pengolahan minyak kelapa murni memang membutuhkan ketekunan ekstra. Pengolahan kelapa hingga menjadi minyak tanpa bantuan bahan kimia bukan perkara gampang.

Bahkan suasana hati para perajinnya minyak kelapa murni ini juga ikut mempengaruhi.

“Kalau suasana hati kacau, VCO tidak akan jadi. Saya pernah bertengkar dengan istri saat membuat VCO. Semalaman bikin, tapi tidak berhasil. Hal-hal itulah yang membuat tidak banyak kelompok pengelola VCO bertahan,” urainya.

Adsense

Poly mengatakan, potensi minyak kelapa murni dari Seram Bagian Barat cukup besar.

Baca juga : Kalah 2-1 Dari China, Garuda Jangan Patah Semangat

Hal ini salah satunya didukung oleh bahan baku kelapa yang begitu melimpah di wilayah tersebut. Hanya saja potensi tersebut belum optimal karena proses pengolahan yang relatif rumit dan pola pikir masyarakat yang tidak ingin keluar zona nyaman.

“Di sini, kalau mau makan ikan tinggal ambil di pantai belakang rumah. Mau sayur tinggal petik di hutan. Ini membuat orang terbiasa hidup nyaman,” katanya.

Dia mengaku pengolahan minyak kelapa murni memberikan keuntungan materi. Menurutnya anggota kelompok Vinama rata-rata bisa menyekolahkan anak-anak mereka hingga lulus kuliah.

“Harusnya dengan potensi besar itu pengolahan minyak kelapa murni dari Sanahu bisa menjadi ikon yang dikenal tidak hanya di level regional tapi juga nasional,” harapnya.

Baca juga : Kemenkop UKM Dorong Koperasi Jadi Konsolidator Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Poly pun berharap semakin banyak warga yang terlibat dalam produksi VCO agar jaringan pasar semakin luas.

Dengan lokasi strategis di jalur Trans Seram yang menghubungkan dua kabupaten, Kelompok Vinama berpotensi akan semakin berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Kami ingin usaha ini terus maju dan menjadi sumber ekonomi baru di desa Sanahu,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense