BREAKING NEWS
 

Dipastikan Menteri PU Usai Diskusi dengan Presiden

IKN Dilanjutkan, Tapi Tidak Secepat Dulu

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Jumat, 1 November 2024 08:58 WIB
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dilanjutkan. Namun, pembangunannya tak secepat seperti di era Pemerintahan Presiden Jokowi. Alasannya, Pemerintah Prabowo Subianto sedang fokus untuk mencapai swasembada pangan.

Hal itu disampaikan Dody dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2024). Dody bercerita, sudah beberapa kali berdiskusi dengan Presiden Prabowo membahas IKN. Kepada Dody, Prabowo meminta pembangunan IKN tetap dilanjutkan.

"Dalam beberapa kesempatan, saya diskusi dengan Pak Presiden, untuk IKN tetap akan kita teruskan,” ucapnya.

Namun, karena fokus pemerintah saat ini adalah swasembada pangan, maka pembangunan IKN tak semasif di era Presiden Jokowi. “Mungkin kecepatannya nggak seperti dulu," imbuhnya.

Dody melanjutkan, program swasembada pangan saat ini sangat penting. Mengingat, situasi geopolitik cukup mengkhawatirkan. Jika Indonesia tidak segera swasembada pangan, dikhawatirkan akan terjadi masalah sosial yang besar. “Ketahanan pangan jadi fokus utama,” jelasnya.

Baca juga : Dulu Luhut, Kini Hashim

Kementerian PU telah membangun puluhan bendungan di seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan tercapainya swasembada pangan. Pembangunan bendungan ini akan dilanjutkan. Kementerian PU juga akan merevitalisasi bendungan-bendungan eksisting agar berfungsi dengan baik dalam penyediaan air untuk pertanian.

Selain itu, Kementerian PU juga akan memperbaiki jaringan irigasi primer, sekunder, tersier, agar bisa mengairi sawah-sawah dengan baik. “Target pimpinan kami, dalam 4-5 tahun, tercapai swasembada pangan," terangnya.

Untuk pembiayaan IKN, di 2025, dialokasikan dana dari APBN sebesar Rp 15 triliun. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas Djiwandono, merinci alokasi anggaran IKN terdiri dari Rp 5,89 triliun untuk Otorita IKN (OIKN) dan Rp 9,11 triliun digunakan Kementerian PU.

Adsense

"Angka itu bisa berubah, tapi prinsipnya adalah banyak ruang diberikan diskresinya ke Pak Prabowo," terang Thomas, Kamis (26/9/2024). 

Prabowo pun sudah beberapa kali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan IKN. Prabowo menekankan, proyek IKN sangat penting untuk pemerataan pembangunan dan mengurangi beban Pulau Jawa, yang selama ini, menjadi pusat populasi dan kegiatan ekonomi.

Baca juga : Duduk Berdampingan dalam Rapat, Imin & Gus Ipul Terbahak-bahak

“IKN ini akan kita tuntaskan, akan kita selesaikan dengan baik. Karena memang sangat dibutuhkan," tegas Prabowo, yang ketika itu, masih menjabat Menteri Pertahanan, dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Garuda, IKN, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).

Prabowo bangga dengan nuansa budaya yang kuat di IKN. Dia pun mengapresiasi jerih payah Jokowi beserta jajaran menterinya yang telah memulai pembangunan IKN. Dia berjanji mempercepat proses pembangunan IKN, terutama untuk pusat pemerintahan.

Adik kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, juga memastikan, kakaknya itu, akan meneruskan pembangunan IKN. Bahkan bukan cuma IKN, seluruh program Jokowi yang berdampak positif bagi masyarakat juga akan digencarkan.

"IKN akan lanjut, itu sudah Pak Prabowo tetapkan," terang Hashim, Senin (7/10/2024).

Sebagai bentuk kelanjutan pembangunan IKN, Prabowo akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otoritas IKN Basuki Hadimuljono menjadi Kepala Otorita definitif. Kabar penunjukan Basuki disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, usai mengikuti pembekalan di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024).

Baca juga : Prabowo-RK 1 Jam Bahas Banyak Hal

“Pak Basuki diminta melanjutkan lagi sebagai Kepala Otorita IKN,” ucap Prasetyo.

Basuki merupakan Menteri PUPR di era Presiden Jokowi. Sejak Juni 2024, Basuki ditugaskan sebagai Plt Kepala OIKN.

Prasetyo menegaskan, dipilihnya Basuki sebagai salah satu bentuk komitmen Prabowo untuk terus melanjutkan pembangunan IKN sampai selesai. Bahkan, Prabowo menargetkan untuk mempercepat pembangunan gedung legislatif dan yudikatif 4 tahun ke depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense