Dark/Light Mode

Pilwalkot Pasuruan

Gerakan Kotak Kosong Bikin Posko Perlawanan

Jumat, 1 November 2024 07:20 WIB
Koordinator Gerakan Kotak Kosong Kota Pasuruan Ayi Suhaya. (Foto: Kompas.com/MOH.ANAS)
Koordinator Gerakan Kotak Kosong Kota Pasuruan Ayi Suhaya. (Foto: Kompas.com/MOH.ANAS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gerakan kotak kosong dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) 2024, terus menguat. Mereka membuat posko perlawanan terhadap calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Adi Wibowo-Mokhamad Nawawi.

Kelompok gerakan kotak kosong ini dimotori Forum Penyelamat Demokrasi Masyarakat (FPDM). Mereka membuat posko untuk konsolidasi mela­wan pasangan tunggal Adi Wibowo-Mokhamad Nawawi.

“Posko ini menjadi tempat bagi siapapun masyarakat yang ingin bergabung dalam gerakan ini,” kata Koordinator Gerakan Kotak Kosong Kota Pasuruan Ayi Suhaya dalam keterangan­nya, Kamis (31/10/2024).

Posko itu berlokasi di Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. “Kami ya­kin, masyarakat ada yang tidak menghendaki calon tunggal di Kota Pasuruan,” ujarnya.

Ayi menjelaskan, gerakan ini muncul dari kesedihan para to­koh masyarakat di Kota Pasuruan yang berharap demokrasi lebih hidup. Dia mengatakan, jika kotak kosong menang dalam Pilwalkot Pasuruan, maka pesta demokrasi bisa diulang.

Baca juga : Hadapi Banjir, DKI Siagakan Pompa Dan Peralatan Berat

“Akan muncul calon lain yang bisa menjadi alternatif bagi masyarakat di Kota Pasuruan,” ujarnya.

Dia memastikan, gerakan kotak kosong tidak didanai dari sponsor siapapun. Pendanaan gerakan kotak kosong berasal dari sumbangan masyarakat yang peduli terhadap demokrasi di Kota Pasuruan.

“Juga, pertolongan dari Gusti Allah,” tandasnya.

 Ketua KPU Kota Pasuruan Nanang Abidin mengatakan, pihaknya tidak bisa melaranggerakan kotak kosong dalam Pilwalkot. Gerakan kotak kosong merupakan hak seseorang dalam berdemokrasi.

“Tapi, kami sebagai penye­lenggara pemilu hanya mem­fasilitasi paslon yang mendaftar dan sudah ditetapkan KPU,” kata Nanang dalam keterangan­nya, Kamis (31/10/2024).

Baca juga : Debut Nistelrooy Tampil Manis

KPU Kota Pasuruan, kata Nanang, tidak berani melanggar ketentuan yang sudah diatur oleh KPU Pusat. Termasuk, memfasili­tasi gerakan Kotak Kosong seperti Alat Peraga Kampanye (APK), bahan kampanye, surat suara hingga persoalan debat kandidat.

Terkait debat, tambah Nanang, KPU juga sudah menyiapkan jadwal, yakni pada 2 dan 17 November 2024. “Debat ini diikuti calon tunggal,” kata dia.

Nanang menjelaskan meka­nisme debat dalam Pilwalkot Pasuruan. Rencananya, akan dipandu 3 orang panelis dengan 6 sesi. Sesi pertama diawali pembukaan, penjelasan tata tertib dan penjelasan penyampa­ian visi misi paslon.

Sesi kedua hingga kelima penajaman visi misi dan sesi terakhir penutup. Debat juga melibatkan panelis dari kalangan profesional, akademisi dan tokoh masyarakat.

Bagaimana tanggapan paslon Adi Wibowo-Mokhammad Nawawi? Anggota Tim Pemenangan Adi Wibowo-Mokhammad Nawawi, Abdullah Junaedi tidak khawatir dan tidak mempermasalahkan Gerakan Kotak Kosong dalam Pilwalkot Pasuruan.

Baca juga : Tennis Paris Masters 2024, Zverev Hancurkan Griekspoor

“Kami baru pertama kali ini di Pilwalkot melawan kotak kosong. Sebelumnya selalu bertarung. Jadi biasa saja dengan munculnya gerakan ini,” ujar Junaedi dalam keterangannya, Kamis (31/10/2024).

Junaedi mengklaim, dalam setiap kegiatan kampanye dan sosialisasi, paslon Adi Wibowo-Mokhamad Nawawi banyak diterima oleh masyarakat. Dia menyindir munculnya gerakan itu dalam Pilwalkot Pasuruan seperti ada yang berisik.

“Ada permintaan debat kan­didat yang diharapkan bisa menampung adu argumen calon tunggal dengan aktivis kotak kosong,” ujarnya.

Junaedi menegaskan, debat paslon tunggal tidak mungkin di­hadapkan dengan aktivitas kotak kosong. Paslon yang diakui resmi oleh KPU Kota Pasuruan adalah Adi Wibowo-M Nawawi.

“Jika tidak ada pilihan, KPU Kota Pasuruan sudah menyedia­kan jalur perseorangan. Mestinya jika memang tidak setuju, biar memakai jalur tersebut,” pung­kas politikus PKB ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.