RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa Berbasis Pertanian. Ruang lingkup kesepakatan ini di antaranya untuk terwujudnya swasembada pangan; sinergitas program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dan daerah tertinggal pada bidang pertanian; serta pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat desa dan/atau petani.
Yandri bersyukur dengan adanya kerja sama ini. Sebab, kata dia, mengelola Indonesia perlu kolaborasi agar program atau target bisa dicapai. Dia ucapkan terima kasih kepada Menko Pangan Zulkifli Hasan yang memfasilitasi kerja sama ini.
Baca juga : Mendes Pastikan 20 Persen Dana Desa Untuk Ketahanan Pangan
"Ini penting, karena MoU yang pertama antara Menteri Pertanian dan Menteri Desa. MoU ini seperti dua sisi mata uang," kata Yandri, dalam acara Gerakan Nasional Pangan Merah Putih Menuju Swasembada Pangan, di Lapangan Upacara Kementerian Pertanian, Rabu (6/11/2024).
Yandri melanjutkan, desa miliki banyak potensi, termasuk pangan. Maka, penandatanganan kerja sama ini diharapkan bisa menggenjot swasembada pangan.
Baca juga : 10 Keunggulan Tisu Kodomo untuk Kebersihan Anak dan Keluarga
Dana Desa dari 2015 hingga 2024 mencapai Rp 609 triliun. Untuk 2023 mencapai Rp 70 triliun dan 2024 sampai 2025 capai Rp 71 triliun.
"Minimal 20 persen dari Dana Desa itu akan kita fokuskan untuk ketahanan pangan dan swasembada pangan," kata Yandri.
Baca juga : Lazada Sebut 88 Persen Pelanggan Manfaatkan AI Untuk Belanja Di E-commerce
Dia bermimpi agar masing-masing desa miliki keunggulan. Dengan adanya kerja sama dengan Kementerian Pertanian, dia berharap bisa membantu mewujudkan mimpi tersebut.
Yandri menegaskan, 73 persen penduduk di Indonesia itu ada di desa. Makanya, membangun desa sama saja membangun Indonesia. "Maka, tagline kami yang terbaru adalah Bangun Desa, Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia," ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.