BREAKING NEWS
 

Bertemu Kepala BNN

Menteri Wihaji Tekan Angka Penyalahgunaan Narkotika Di Lingkungan Keluarga

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Kamis, 28 November 2024 15:09 WIB
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbannga) Wihaji melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Marthinus Hukom di Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Kebon Pala, Jakarta, Kamis (28/11/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Marthinus Hukom di Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Kebon Pala, Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Dalam pertemuan bertajuk 'Sosialisasi dan Kapita Selekta Anti Narkotika dan Prekursor Narkotika' ini, keduanya membahas tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga.

Menurut Mendukbangga Wihaji, pemberantasan narkotika harus dilakukan dengan kerja-kerja kolaborasi. Mengingat, narkotika adalah salah satu permasalahan yang dapat menggerogoti generasi emas suatu bangsa.

Baca juga : Kerek Penjualan Mobil, Menperin Kasih Sinyal Insentif Hybrid Keluar Tahun Depan

"Narkoba itu bagian dari problem karena yang disasar manusia, keluarga, dan kementerian kita menangani permasalahan keluarga. Tugas Kemendukbangga menyiapkan generasi emas. Maka kalau tidak ditangani, khawatir kita bisa kehilangan generasi emas," kata Menteri Wihaji.

Adsense

Wihaji bilang, perwakilan Kemendukbangga di daerah siap bekerjasama dengan BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkotika.

"Kita punya banyak perwakilan di daerah yang disebut tim pendamping keluarga, dan BNN yang memang kewenangannya memberantas narkoba. Itu lah hari ini kita bertemu dan ke depan akan dilanjutkan dengan MoU terkait pemberantasan narkoba," ujar politisi Partai Golkar itu.

Baca juga : AS Keras Kepala, Kembali Gunakan Hak Veto Tolak Gencatan Senjata Di Gaza

Di kesempatan sama, Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom optimis kerja sama ini dapat menekan angka penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga.

"Tahun 2021 prevalensi (penggunaan narkotika) itu 1,9 persen atau kurang lebih 3,7 juta masyarakat yang kena. Tahun 2023 menjadi 1,7 persen. Artinya ada penurunan. Untuk itu ke depannya kami berupaya menekan penggunaaan narkotika di masyarakat," ujar Marthinus.

Perwira Polri jenderal bintang tiga itu melaporkan kepada Wihaji bahwa BNN dalam waktu dekat akan membuat intervensi di beberapa daerah untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika.

Baca juga : Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Jakarta Dukung Pramono Anung-Rano Karno

"Bulan Desember ini kami akan membuat intervensi di Kalimantan Utara yang memang hari ini sudah kita bersihkan. Polda dan BNN sedang berusaha keras menangkap dan memisahkan masyarakat dari praktik-praktik ini. Kita bangun ketahanan keluarga di daerah-daerah rawan," pungkas Komjen Marthinus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense