BREAKING NEWS
 

Seleksi PPIH Tahap II

BP Haji Ingatkan Seleksi Calon Petugas Haji Kudu Akuntabel

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Minggu, 8 Desember 2024 18:36 WIB
Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) mengawal sistem seleksi tahap ke 2 Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Saudi. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) mengawal sistem seleksi tahap ke 2 Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Saudi.

"Salah satunya kami menjalankan tugas yang telah diberikan oleh kepala badan BP Haji untuk mensupervisi pelaksanaan CAT Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang dilaksanakan di Asrama Haji Indramayu, Jawa Barat," kata utusan BP Haji KH. Irfan Yusuf Hasyim, Hamam Asy'ari dalam keterangannya, Minggu (8/12/2024).

Dikatakan, pesan dari Kepala BP Haji KH. Irfan Yusuf Hasyim, seleksi petugas PPIH merupakan langkah strategis dalam memastikan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025.

Petugas terpilih akan menjadi garda terdepan memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Baca juga : Kepala BP Haji Buka Seleksi Tahap 2 PPIH di Surabaya: Transparan dan Akuntabel

"Karena itu, proses seleksi ini harus dilakukan dengan transparans, akuntabel dan tidak ada intervensi dari manapun agar tercipta petugas haji yang profesional dan kompeten, sehingga jemaah haji bisa melaksanakan ibadah haji dengan aman dan nyaman," tutur Hamam.

Hamam kemudian menyampaikan apresiasinya kepada Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat yang menghadirkan inovasi wawancara melalui daring.

Adsense

"Langkah ini sangat positif digunakan untuk menghindari kecurangan dan subyektifitas," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam mengatakan, pihaknya akan menjalankan seluruh proses seleksi ini secara terbuka dan hasil yang diperoleh sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta.

Baca juga : BUMN Dukung BP Haji Tingkatkan Kualitas Pelayanan Haji

"Di era sekarang, dalam rekrutmen petugas terus ada perbaikan. Maka untuk menghindari kedzoliman dan membuktikan bahwa Kementerian Agama tidak terlibat praktik koruptif dan pungli, proses seleksi kita ubah. Semua tidak boleh tatap muka, cukup menggunakan Zoom," ujar Ajam.

Ia juga berpesan, para calon petugas haji untuk terus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

"Niatkan mewakafkan diri melayani jemaah sebagai petugas, jangan cederai tugas mulia ini karena kepentingan pribadi. Prestasi yang sudah baik dari petugas tahun lalu jangan dikotori dengan perilaku yang menjatuhkan," pesan Ajam.

Dalam seleksi tahap kedua ini, Ajam mengungkapkan, peserta dari Provinsi Jawa Barat mencapai 536 orang.

Baca juga : Kemenko PMK Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan Di Desa

"Peserta untuk PPIH kloter terdiri dari ketua kloter 251 orang dan pembimbing ibadah haji kloter 165 orang. Sedangkan untuk PPIH Arab Saudi terdiri dari layanan bimbingan ibadah 31 orang, layanan transportasi 29 orang, layanan akomodasi 28 orang, pelayanan konsumsi 28 orang, layanan Siskohat 4 orang, dan jumlah penguji 40 orang," tutup Ajam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense