BREAKING NEWS
 

Laporkan Penanganan Inflasi & Berantas Narkoba Di Apel Kasatwil

Kapolri Komitmen Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Kamis, 12 Desember 2024 07:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto, Menko Polhukam Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Mendagri Tito Karnavian, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dan Seskab Mayor Teddy Indra Wijaya, di tengah peserta Apel Kasatwil Polri 2024, di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/12/2024).

RM.id  Rakyat Merdeka - Rabu, (11/12/2024), Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menggelar Apel Kasatwil Polri 2024 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah. Kapolri merasa terhormat karena acara itu dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara ini, Kapolri menyampaikan menyampaikan komitmen Polri untuk men­dukung penuh misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kapolri juga melaporkan beragam capaiannya dalam mengendalikan inflasi dan menyelamatkan warga dari ba­haya narkoba.

“Suatu kehormatan bagi kita semua, di tengah padatnya kegiatan kenegaraan, Bapak Presiden Republik Indonesia berkenan hadir untuk memberi­kan bimbingan dan arahan ter­kait kebijakan Bapak Presiden terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Ka­polri, dalam sambutannya.

Apel Kasatwil Polri 2024 yang mengusung tema ‘Polri yang Presisi dalam Mendukung Agenda Nasional Tahun 2024 Guna Mewujudkan Keamanan Dalam Negeri ini, diikuti 571 orang, terdiri dari pejabat Utama Mabes Polri, para Kapolda dan para Kapolres.

Baca juga : Kinerja Semen Indonesia Diyakini Semakin Moncer

Selain Presiden dan Kapolri, hadir juga Menko Polhukam Jenderal Pol (Purn) Budi Gu­nawan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Mendagri Tito Karnavian, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Imigrasi dan Pema­syarakatan, Agus Andrianto dan Seskab Mayor Teddy Indra Wijaya.

Dalam kesempatan ini, Ka­polri menyampaikan komitmen Polri untuk mendukung penuh misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ia memastikan akan mengerahkan segala sumber daya untuk tercapainya misi tersebut.

“Guna menghadapi dinamika tantangan yang semakin kom­pleks, Polri terus meningkatkan kapasitas sebagai organisasi modern yang responsif dan adaptif agar mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, serta penegakkan hukum yang berkeadilan sesuai harapan masyarakat,” ujar Kapolri.

Adsense

Kapolri menyampaikan in­stitusinya juga berkomitmen mengerahkan sumber daya men­jaga stabilitas Kamtibmas. Se­lain itu, dia juga berkomitmen mensukseskan misi Asta Cita Prabowo Subianto.

Baca juga : Pemerintahan Prabowo Sudah On The Track...

Selanjutnya, Kapolri melapor­kan upaya yang telah dilaku­kannya dalam rangka pengendalian inflasi. Hal itu dilakukan demi mewujudkan misi Astacita pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini.

“Kami laporkan bahwa Polri telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pengendalian inflasi, serta penertiban dan penindakan pelaku ilegal mining yang menyebabkan kebocoran negara,” ungkap Kapolri.

Jenderal Sigit menekankan, Polri sadar bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karenanya, Polri terus meningkatkan kapasitas sebagai organisasi modern yang respon­sif serta adaptif.

Kapolri juga melaporkan ha­sil kerja desk penanganan judi online (judol) kepada Presiden Prabowo.

Baca juga : DPR Colek Kemenkeu

Jenderal Sigit mengungkap, desk pemberantasan judol telah dibentuk pada 4 November 2024. Sejak dibentuk, sudah miliaran uang sitaan berhasil diamankan.

“Telah dilakukan pengungka­pan perkara sebesar 789 yang melibatkan 397 tersangka, me­nyita barang bukti senilai Rp 220 M dan melakukan takedown 32.322 situs judi,” ungkap Jen­deral Sigit.

Jenderal Sigit juga mengung­kap bahwa telah dibentuk desk pemberantasan narkoba yang telah berhasil menyelamatkan 10 juta jiwa.

“Dengan capaian pengungka­pan 3.608 perkara yang melibat­kan 3.965 tersangka dan barang bukti senilai Rp 2,88 T yang dapat menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” jelas Jenderal Sigit.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense