BREAKING NEWS
 

Sampaikan Pesan Keselamatan dan Mengenang Korban Lakalantas

Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gelar Retrospeksi

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 16 Desember 2024 15:16 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Jasa Raharja bersama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Retrospeksi untuk Mengenang Korban Kecelakaan Lalu Lintas, di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu, (15/12/2024).

Acara tersebut dibuka oleh Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan dan dihadiri oleh Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, Pejabat Utama Korlantas Polri, para Kepala Urusan Jasa Raharja, Ketua Penyandang Disabilitas Provinsi DKI Jakarta dan Sahabat Disabilitas, serta para komunitas moda transportasi.

Dalam kegiatan ini Jasa Raharja dan Korlantas Polri juga memberikan bantuan kepada para korban laka lantas berupa kursi roda, kaki palsu, dan alat kesehatan lainnya.

Baca juga : Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gelar Monev Penegakan Hukum TW IV 2024 di Kepri

Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan bahwa Retropeksi Korban Laka Lantas bertujuan untuk mengenang para korban kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengingatkan kembali bagi agar masyarakat berkontribusi aktif dalam program keselamatan transportasi.

Berdasarkan data realisasi santunan sampai dengan November 2024, Jasa Raharja mencatat penurunan nominal santunan sebesar 0,64 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adsense

“Korban yang menerima santunan juga mengalami penurunan sebesar 4,19 persen atau setara dengan 5.822 korban dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumya,” papar Dewi.

Baca juga : Jasa Raharja dan Korlantas Polri Matangkan Rekayasa Lalu Lintas di Jateng

Dalam kesempatan itu, Dewi menyampaikan apresiasi kepada Korlantas Polri dan seluruh stakeholders yang telah berkolaborasi dalam meningkatkan keselamatan bertransportasi di Indonesia.

“Kami punya program keselamatan transportasi terkait pencegahan kecelakaan dengan Korlantas Polri dan stakeholders di seluruh titik-titik rawan laka di semua wilayah, sampai dengan seperti apa cara bertindaknya. Tentunya kami berharap agar kegiatan tersebut terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan, mengatakan, pesan yang ingin disampaikan dalam agenda tersebut bahwa menjadi korban kecelakaan sangat menyakitkan. Selain itu, dari sisi psikologis para korban juga mengalami drop.

Baca juga : Jaga Keselamatan Angkutan Penyeberangan & Tingkatkan Konektivitas di Danau Toba

Teman-teman disabilitas korban kecelakaan ini ada yang dua sampai lima tahun bisa berinteraksi lagi dengan masyarakat setelah sebelumnya tidak mau keluar rumah.

"Jadi kegiatan ini bukan hanya tentang penyerahan bantuan bagi korban, tapi ada pesan yang kita sampaikan bahwa betapa pentingnya berkendara dengan berkeselamatan agar tidak ada yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” papar Aan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense