BREAKING NEWS
 

Mudik Motor Gratis Laris Manis, Peminatnya Tembus 81 Persen

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 24 Desember 2024 23:17 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat peminat mudik sepeda motor gratis (motis) di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai 81,59 persen terhitung periode 25-29 Desember 2024.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Arif Anwar mengatakan, capaian tersebut meningkat dibandingkan program Motis Nataru 2023 sekitar 50 persen.

Adapun, rute untuk Motis yakni, dari Stasiun Jakarta Gudang - Stasiun Lempuyangan dan sebaliknya dari Stasiun Lempuyangan - Stasiun Jakarta Gudang.

Berdasarkan hasil monitoring, tanggal 25 Desember 2024 menjadi tanggal favorit para pendaftar untuk lintas Jakarta Gudang-Lempuyangan dengan sisa hanya 16 slot dari total 232 unit sepeda motor per hari.

Baca juga : HUT Jakmania, Persija Tembus 3 Besar

Sementara pada lintas sebaliknya yaitu Lempuyangan-Jakarta Gudang, hanya tersisa 2 slot sepeda motor pada 28 Desember. Lalu, kuota untuk 29 Desember 2024 telah habis.

"Kuota kita sudah terisi 81,95 persen. Di 25 Desember nanti bahkan sudah 100 persen, " ungkap Arif saat sosialisasi Program Motis Nataru 2024, di Stasiun Bekasi, Selasa (24/12/2024).

Adsense

Arif menjelaskan, untuk mengakomodir penumpang yang tidak mendapatkan tiket, Kemenhub juga menawarkan program lain bekerjasama dengan PT KAI, yaitu tiket bersubsidi yang semula Rp 10 ribu menjadi Rp 37 ribu dan yang semula Rp 20 ribu menjadi Rp 59 ribu.

"Tiket ini tersedia hingga 12 jam sebelum jadwal keberangkatan pertama, jadi masyarakat yang kehabisan tiket libur Nataru juga dapat memanfaat program ini," jelasnya.

Baca juga : Tiket Whoosh Laris Manis, 100 Ribu Terjual Saat Nataru

Arif menambahkan, bahwa Kemenhub juga memiliki Posko Terpadu salah satunya Posko Ditjen Perkeretaapian yang akan memonitor pergerakan masyarakat pengguna kereta api selama masa penyelenggaraan Angkutan Nataru yaitu sejak 18 Desember 2024 sampai dengan 5 Januari 2025.

"Di posko tersebut, kami memonitor wilayah kerja Ditjen Perkeretaapian melalui 7 Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), 2 Balai Pengelola Kereta Api, serta CCTV di 45 stasiun strategis nasional, 19 stasiun di DKI Jakarta, dan 6 lokasi pintu perlintasan di Pulau Jawa," tuturnya.

Dalam penyelenggaraan Angkutan Nataru ini, kata Arif, diperkirakan sebanyak 3,44 juta penumpang akan menggunakan moda kereta api antarkota.

Menurutnya, Ditjen Perkeretaapian telah melakukan rampcheck pada sarana dan prasarana kereta api untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan.

Baca juga : Partai X Kritisi Kebijakan PPN 12 Persen

"Kami akan terus berupaya menyelenggarakan Angkutan Nataru yang aman dan lancar bagi masyarakat pengguna transportasi kereta api," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense