RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Adrianto melantik 39 Pimpinan Tinggi Pratama di Jakarta, Selasa (14/1/2025). Dari sejumlah nama beken, terselip nama Akbar Hadi Prabowo. Eks Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu didaulat menjadi Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Bersyukur atas amanah ini. Saya tegak lurus arahan Pak Menteri Adrianto yang punya 13 Program Prioritas," kata Akbar, saat ditemui di sela acara.
Baca juga : Bantu Kebutuhan Para Pensiunan, Bank Mandiri Taspen Hadirkan Tiga Pilar Mantap Indonesia
Pembina Utama Madya itu berjanji akan bekerja selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Demi mewujudkan cita-cita Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Etos kerja rekan-rekan di BPIP memberikan saya pengalaman yang luar biasa. Saya akan mengajak dan membumikan Pancasila di internal kementerian serta masyarakat pada umumnya," tutur Akbar.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Kamis 9 Januari Hadir Di Bekasi Cyber Park
Sejatinya, pria asal Blora, Jawa Tengah itu 'balik kandang'. Akbar pernah lama menjadi jubir andalannya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS). Dia juga pernah menjadi Kepala Rutan Rangkasbitung, Lebak, Banten. Setelahnya, Akbar bergabung dan ikut merintis kerja BPIP sejak November 2018. Di lembaga pimpinan Yudian Wahyudi tersebut, Akbar pernah menjadi Direktur Standarisasi Materi dan Metode Aparatur Negara, Direktur Sosialisasi dan Komunikasi, serta Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama.
"Semua 'kandang' saya hehehe. Kita mengabdi dan bergaul dimana saja. Semua demi kesejahteraan dan kemanfaatan masyarakat" tuntas eks Wakil Direktur Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.