BREAKING NEWS
 

Pidato Prabowo Di Munas KADIN: Saya Tidak Hentikan Proyek Infrastruktur

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 17 Januari 2025 08:03 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memastikan tidak akan menghentikan pembangunan infrastruktur. Namun, Prabowo punya kebijakan akan menyerahkan sebagian besar proyek infrastruktur ke pihak swasta.

Hal tersebut dikatakan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Munas Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

Prabowo tiba di Hotel Ritz-Carlton pukul 16.39 WIB. Prabowo tampil dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam. Kehadirian Prabowo disambut elite KADIN; Anindya Bakrie, Arsjad Rasjid dan Rosan Roeslani. Mereka langsung masuk ke dalam ruangan acara. Prabowo lalu duduk di tengah, diapit Anin dan Arsjad.

Prabowo ditemani Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya, jajaran anggota Kabinet Merah Putih dan para senior KADIN.

"Ada yang bilang saya akan berhentikan proyek infrastruktur. Itu tidak benar. Infrastruktur sebagian besar akan saya berikan kepada swasta untuk membangun,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, swasta lebih efisien, inovatif, dan pengalaman dalam membangun infrastruktur. Prabowo menyatakan, jalan tol, pelabuhan, bandara, silakan digarap swasta.

Baca juga : Investasi Aset Kripto Diyakini Kian Moncer

"Berkali kali-kali saya katakan, nanti Pemerintah menggarap yang penting dan inti yang menyangkut perlindungan rakyat dan sebagainya, tapi kalau yang bisa swasta kerjakan, maka kerjakanlah,” ujarnya.

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, sektor swasta perlu diberi kesempatan untuk berkembang. Termasuk dengan menggarap proyek infrastruktur yang dijanjikan Presiden Prabowo.

"Kalau sektor swastanya juga berkembang, tentu kita akan semakin baik untuk bisa menghadirkan peluang-peluang dan infrastruktur yang semakin berkelanjutan,” ujar AHY di tempat yang sama.

Dia menekankan, Pemerintah akan menjalin kerja sama yang lebih erat dengan para pelaku usaha. "Tentu kita harus menghadirkan kerja sama yang baik antara Pemerintah dengan swasta," ucap ketua umum partai Demokrat itu.

Adsense

Sementara, Ketua Umum KADIN, Anindya Bakrie menilai janji yang dilontarkan Presiden Prabowo untuk sektor swasta membuat pengusaha lebih bersemangat. Anin menegaskan, KADIN siap mendukung program pembangunan rumah murah yang dicanangkan Pemerintah.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono mengungkapkan, Presiden Prabowo akan mengurangi sebagian anggaran pembangunan infrastruktur. Menurutnya, APBN rencananya akan digunakan untuk program-program yang bersifat jangka panjang. Misalnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, dan program prioritas lainnya yang menjadi tugas Pemerintah.

Baca juga : Pemda Diminta Pakai APBD Sukseskan MBG

Dalam APBN 2025, Pemerintah menetapkan anggaran infrastruktur sebesar Rp 400 triliun. Meski besar, tapi angka ini turun dibanding APBN 2024 yang sebesar Rp 423 triliun. Sementara, program MBG mendapat anggaran Rp 71 triliun.

KADIN Bersatu

KADIN akhirnya kembali bersatu setelah mengalami dualisme kepemimpinan antara Anin dan Arsjad, sejak September 2024. Keduanya sepakat bersatu demi keutuhan KADIN.

Dalam sidang pleno Munas Konsolidasi Persatuan KADIN Indonesia, Anin ditunjuk sebagai Ketua Umum. Sedangkan, Arsjad diangkat menjadi Ketua Dewan Pertimbangan.

Dalam sambutannya, Arsjad menyadari dinamika yang terjadi pada tubuh KADIN selama empat bulan ini tidak mudah. "Kami memandang persatuan KADIN Indonesia sebagai sesuatu hal yang mutlak. KADIN rukun, dunia usaha maju sehingga target ekonomi Kabinet Prabowo bisa tercapai," kata Arsjad.

Dia juga memohon maaf kepada anggotanya apabila selama kepemimpinannya terdapat kekurangan sana-sini.

Baca juga : Warga Dikasih Tenda, Perahu Dan Pelampung

Anin mengapresiasi kepemimpinan Arsjad. Dia pun memuji Arsjad yang merupakan mitra kerjanya dalam organisasi KADIN. "Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Ini sesuatu yang kita pegang teguh dengan Pak Arsjad Rasjid bahwa KADIN harus kompak agar bisa berlari kencang," tegas Anin.

Untuk diketahui, sejak September 2024 terjadi dualisme kepemimpinan KADIN antara Arsjad dan Anin. Arsjad terpilih jadi Ketua Umum di Munas KADIN di Kendari pada 2021. Sedangkan, Anin jadi Ketua Umum dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) KADIN pada September 2024.

Ketua Dewan Pembina KADIN, Rosan Perkasa Roeslani meyakini, secara keseluruhan kondisi internal KADIN sudah damai. Apalagi, Munas kali ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan persatuan KADIN. Rosan berharap KADIN kembali guyub menjadi satu dan bisa berkolaborasi untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense