BREAKING NEWS
 

Menhan Bertemu Orang Dekat Putin

RI Pererat Kerja Sama Militer Dengan Rusia

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : AULIA DARWIS
Rabu, 26 Februari 2025 07:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) berbincang dengan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei K. Shoigu (ketiga kiri) didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) saat melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/2/2025). Pertemuan tersebut akan membahas mengenai kerja sama dalam berbagai bidang di antaranya pertahanan dan keamanan. (Foto: Dok. Kemenhan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu, di Kantor Kemhan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). Shoigu merupakan orang dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.

Shoigu tiba di Kantor Kemhan sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan Shoigu disambut rangkaian upacara jajar kehormatan. Kemudian, Shoigu dan Sjafrie memberikan penghormatan di pelataran patung ‘Soekarno Menunggang Kuda’ yang berada di dekat Tugu Api, di Kantor Kemhan.

Dalam pertemuan itu, Sjafrie menyampaikan komitmen Indonesia kepada Shoigu untuk meneruskan kerja sama yang sudah terjalin dengan baik. Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto ingin kerja sama bidang pertahanan dengan Rusia terus ditingkatkan.

Baca juga : PAN Optimis Politik Nasional Makin Sejuk

“Penguatan kerja sama pertahanan militer diharapkan bisa ditingkatkan intensitasnya,” kata Sjafrie.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas merinci, peningkatan kerja sama bidang militer itu melalui beberapa program. Di antaranya latihan bersama, pertukaran personel dalam pendidikan kemiliteran, hingga pertukaran pengetahuan dan teknologi peralatan militer atau alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Kita tahu kiprah Rusia yang memang dalam beberapa tahun terakhir, melibatkan militernya dalam operasi militer. Tentunya ada pengalaman tempur yang bisa dibagikan, termasuk teknologi-teknologi terkini,” bebernya.

Baca juga : Makanan Boleh Dibawa Pulang Untuk Berbuka

Frega mencontohkan, kerja sama yang sudah dilakukan Indonesia dan Rusia yaitu, kegiatan latihan bersama sudah pernah terjadi. Terbaru adalah kegiatan latihan bersama ORRUDA di kawasan Laut Jawa pada tahun 2024. Kemudian, kerja sama di bidang teknologi juga dapat terjadi mengingat banyak alutsista milik TNI banyak yang dibuat Rusia.

“Ada Sukhoi 27 dan Sukhoi 30. Lalu, dari Angkatan Darat ada juga Heli, Mi 35, dan Mi 17. Angkatan Laut juga di Marinir, ada kendaraan lapis baja, BMP-3F, termasuk juga senjata ringan Kalashnikov, AK-101, dan AK-102,” tuturnya.

Selanjutnya, kerja sama di bidang pertukaran prajurit. Dengan adanya program pertukaran pelajar ini, dia berharap prajurit dapat menyerap ilmu di bidang pertahanan dari Rusia begitu juga sebaliknya.

Adsense

Baca juga : Suami Didiskualifikasi, Istri Digadang Jadi Penggantinya

“Melalui program pendidikan pertukaran prajurit harapannya setiap prajurit dapat membangun koneksi dan membuka jaringan di kancah internasional,’ jelasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense