BREAKING NEWS
 

Menteri PU Soroti Proyek Tanggul & Normalisasi Sungai Ciliwung Usai Banjir

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Rabu, 5 Maret 2025 23:43 WIB
Kondisi aliran sungai Ciliwung yang meluap ke sejumlah wlayah di Jabodetabek

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti keterlambatan proyek tanggul dan normalisasi sungai Ciliwung lantaran keterbatasan lahan. Sebab, masalah pembangunan tanggul dan sungai bukan hanya soal teknis, tetapi juga administratif, terutama dalam hal pembebasan lahan.  

“Infrastruktur pengendali banjir pasti kita bangun dan kelola, tapi tanpa kesiapan lahan dari Pemda, proyek ini tidak bisa berjalan maksimal,” ujar Dody saat berkunjung ke infrastruktur pengendali banjir di Bendung Bekasi dan Sodetan Ciliwung pada Rabu (5/3).  

Hingga saat ini, pembangunan tanggul di Kali Bekasi, baru mencapai 13.8 km dari total kebutuhan 33 km. Normalisasi Sungai Ciliwung juga baru terealisasi 17 km dari target 33 km. 

Baca juga : Kepala BNPB Dan Menteri Sosial Tinjau Kunjungi Pengungsi Banjir Kota Bekasi

Menurut Dody, banyak titik genangan di permukiman terjadi karena air masuk melalui area yang belum bertanggul, menunjukkan bahwa percepatan proyek ini sangat diperlukan.  

Adsense

Selain lahan, masalah sampah juga menjadi perhatian serius Menteri PU. Ia mengingatkan, bahwa meskipun infrastruktur sudah dibangun, jika sungai dan saluran air terus dipenuhi sampah, maka sistem pengendalian banjir tidak akan optimal.  

Dody pun telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk segera berkoordinasi dengan bupati, sekda, dan gubernur terkait pembebasan lahan dan pengelolaan sampah. Jika Pemda tidak bergerak cepat, ia mengaku siap turun tangan langsung.  

Baca juga : Menko Pratikno Minta Pemprov Bantu Modifikasi Cuaca, Utamanya Di Hulu Ciliwung

"Saya akan maksimalkan peran aktif Pemda, khususnya dalam kesiapan lahan. Kalau ini nggak bergerak, ya saya yang turun tangan," tegasnya.  

Menurutnya, permasalahan banjir tidak bisa dilepaskan dari tata ruang perumahan yang dikelola Pemda. Oleh karena itu, selain mendukung pembangunan tanggul, Pemda juga berkewajiban untuk merawat dan menjaga infrastruktur yang sudah ada agar tetap berfungsi di masa depan.  

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Dody optimistis upaya pengendalian banjir di Jabodetabek bisa lebih efektif, mengurangi dampak banjir di musim hujan, dan meningkatkan keamanan bagi warga. 
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense