BREAKING NEWS
 

Serahkan Rumah Panggung & Apung Nelayan

Menteri Ara Ajak Orang Kaya & Sukses Bantu Rumah Rakyat

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Kamis, 17 April 2025 19:57 WIB
Penyerahan rumah panggung dan apung kepada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Muara Angke, Jakarta Utara pada Kamis (17/4/2025) (Foto:PKP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terus membuka karpet merah kepada masyarakat untuk mendapatkan rumah yang layak huni melalui program 3 juta rumah.   

Langkah ini sesuai arahan dari Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian PKP bahwa karpet merah jangan hanya untuk investor, tapi harus dibuka seluasnya untuk masyarakat mendapatkan hunian yang layak.

Hal itu disampaikan Menteri PKP saat penyerahan 30 rumah panggung dan apung tahap ketiga dan satu kendaraan ambulance dari Program CSR PT Harum Energy dan PT Santan Batubara kepada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Muara Angke, Jakarta Utara pada Kamis (17/4/2025). 

Pembangunan rumah gratis ini merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah (membangun dan merenovasi) rumah tidak layak huni dengan biaya Rp150 juta per unit, dengan total dana CSR yang diserahkan senilai Rp4,5 miliar serta Rp 300 juta untuk bantuan mobil ambulan.

"Para pengusaha ini hebat karena mau memberikan bantuan bagi masyarakat kurang mampu. PT Harum Energy telah percaya kepada Kementerian PKP untuk menyalurkan CSR lewat program pembangunan rumah nelayan di Muara Angke," puji Maruarar Sirait, yang akrab disapa Bang Ara ini.

Baca juga : Inilah Yang Membuat Menteri Bahlil Mati-matian Selamatkan Subsidi Rakyat

Menurutnya, semangat gotong royong ini perlu ditiru dan dilaksanakan oleh para pengusaha di Indonesia. Hal itu dikarenakan masih banyak masyarakat Indonesia yang masih membutuhkan bantuan perumahan di seluruh wilayah Indonesia.

"Inilah Indonesia baru yakni semangat gotong royong, di mana orang yang kaya dan sukses membantu rakyat kurang mampu. Pembangunan rumah panggung dan apung sebanyak 200 unit ini sudah diinisiasi oleh Presiden Prabowo saat masih menjabat  Menteri Pertahanan.Biaya pembangunan rumah apung ini juga tidak menggunakan dana APBN, tapi uang pribadinya. Dan sekarang Pak Laurance Barki dari PT Harum Energy ikut membantu 30 unit rumah,"katanya.

Menteri dari Partai Gerindra ini kembali menegaskan, bahwa rumah yang diberikan ini gratis, baik fasilitas air maupun listrik, dan tidak ada biaya bulanan. Semua gratis. 

Adsense

"Rumah ini gratis 100 persen. Jadi kalau ada yang berani minta biaya kepada masyarakat, segera laporkan ke saya, kita proses dan tindak tegas secara hukum ," warning Ara 

Politis muda asal Sumatera Utara ini juga berharap ke depan anak-anak nelayan yang tinggal di sini bisa sukses seperti para pengusaha. Apalagi masih banyak nelayan yang tinggal di kawasan pesisir yang membutuhkan bantuan rumah karena garis pantai di daerah ini masih cukup panjang.

Baca juga : Datangi KPK, Menteri Ara Bahas Aset Koruptor & Penyaluran Bantuan Perumahan

"Setelah di Muara Angke, program ini akan dilanjutkan di Subang, Jawa Barat ," katanya.

Penyerahan rumah sebanyak 30 unit diberikan untuk masyarakat yang tinggal di RT 06 dan RT 07 di wilayah RW 022 Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara di Taman Bermain Anak "Patriot" Muara Angke, Jakarta Utara.

Borong Ikan Asin

Selain itu, Eks anggota DPR RI ini juga memborong hasil laut berupa ikan asin hasil olahan masyarakat setempat. Ikan rersebut dibagikan kepada tim kebersihan, awak media serta para pegawai Kementerian PKP yang bertugas.

"Saya sudah belanja ikan asin dari masyarakat di sini. Kita beli ikan asin dengan paket harga Rp 500 ribu sebanyak 200 paket dengan total biaya Rp100 juta. Mari kita beli produk dalam negeri agar kita tidak tergantung dari orang lain dan mampu berdiri di atas kaki kita sendiri. Ketahanan energi dan pangan harus diusahakan dari rakyat Indonesia," terangnya.

Baca juga : Ramadan Ramah Anak, Menag Ajak Guru & Orangtua Perhatikan Hak Anak

Sementara, Presiden Direktur PT Harum Energy, Laurence Barki menjelaskan jumlah dana CSR yang disalurkan untuk pembangunan 30 rumah panggung senilai Rp 4,5 miliar

"Biaya pembangunan per unit rumah Rp150 juta sehingga dana CSR yang diserahkan senilai Rp 4,5 M serta Rp 300 juta untuk bantuan mobil ambulan. Kami siap mendukung program perumahan Kementerian PKP," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense