BREAKING NEWS
 

Sambangi Bank BJB, Menteri PKP Soroti Rendahnya Penyaluran FLPP Di Jabar

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Selasa, 3 Juni 2025 07:04 WIB
Menteri PKP, Maruarar Sirait kunjungan kerja ke Kantor Pusat Bank BJB di Kota Bandung, Senin (2/6/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kontribusi Bank BJB dalam penyaluran KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah subsidi di Jawa Barat masih rendah. 

Berdasarkan data BP Tapera, kontribusi Bank BJB dalam penyaluran FLPP hanya 5 persen dari kuota nasional 350 ribu unit. Karena itu, diperlukan terobosan dan inovasi baru agar lebih banyak masyarakat di Jawa Barat bisa memiliki rumah subsidi.

Baca juga : Bapenda Provinsi Banten Laksanakan Penyebarluasan Peta Jalan ETPD

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta Bank BUMD Jawa Barat ini untuk meningkatkan target penyaluran KPR FLPP untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Provinsi Jawa Barat. 

Adsense

"Kalau target nasional FLPP 350 ribu unit di Jawa Barat penyaluran mencapai 30 persen, maka ada pasar sekitar 105 ribu rumah subsidi. Saya minta Bank BJB minimal bisa menargetkan 10 persen penyaluran FLPP, atau sekitar 30 ribu atau 35 ribu untuk rumah subsidi masyarakat," ujar Menteri PKP saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Bank BJB di Kota Bandung, Senin (2/6/2025).

Baca juga : Bertemu Mendagri & BNPP, Menteri PU Bahas Percepatan Pembangunan PLBN

Menteri dari Partai Gerindra ini memberikan motivasi kepada jajaran pimpinan Direktur dan pegawai ank BJB untuk berani meningkatkan target penyaluran FLPP di Jawa Barat dengan masif yang memiliki dampak signifikan untuk masyarakat. 

"Saya akan kasih 10 orang pegawai terbaik Bank BJB untuk umroh gartis dengan biaya dari uang pribadi jika target ini tercapai. Saya cinta sama Jawa Barat dengan sepenuh hati dan ingin MBR di Jawa Barat bisa memanfaatkan KPR FLPP dan memiliki rumah pertama yang berkualitas dan angsuran terjangkau," katanya

Baca juga : Raker Komisi V DPR, Menteri Ara Sampaikan Peta Jalan Program 3 Juta Rumah

Dalam pidatonya, Menteri Ara menyampaikan bahwa selama Indonesia merdeka baru pada tahun 2025 ini pemerintah meningkatkan target FLPP sebanyak 350 ribu. Ini jumlah terbesar sepanjang sejarah dan menjadi bukti Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto benar-benar memiliki program yang pro pada wong cilik karena rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi.

Sebagai informasi,  realisasi penyaluran FLPP Kuartal I Tahun 2025 yang mencapai 53.874 unit. Jumlah realisasi FLPP tersebut naik 1.173,92 persen dari pencapaian Kuartal I Tahun 2024 sebesar 4.229 unit rumah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense