BREAKING NEWS
 

Menperin Resmikan Pabrik Mercedes, Investasi Otomotif Makin Ngegas!

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 10 Juni 2025 18:34 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (ketiga kanan) berfoto bersama pada Pembukaan Pabrik Baru PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (PT DCVMI) di Kawasan Industri Delta Silicon 8, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (10/6/2025). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Industri otomotif nasional terus menunjukkan pertumbuhan positif di tengah tantangan ekonomi global.

Hal ini tercermin dari peresmian pabrik baru PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) di Kawasan Industri Delta Silicon 8, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (10/6).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, pembangunan fasilitas tersebut menandakan kepercayaan investor asing terhadap prospek industri manufaktur Indonesia, khususnya sektor otomotif.

“Banyak perusahaan multinasional, termasuk dari sektor otomotif, masih menempatkan Indonesia sebagai lokasi strategis untuk pengembangan dan produksi kendaraan bermotor,” ujar Menperin dalam sambutannya.

Baca juga : Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Menurut Menperin, pabrik baru milik DCVMI menjadi simbol komitmen Daimler Truck AG untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi penting di kawasan Asia. Selain untuk memenuhi permintaan pasar domestik, fasilitas ini juga ditargetkan sebagai pusat ekspor kendaraan niaga, seperti truk dan bus Mercedes-Benz.

“Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar, tetapi juga pemain utama dalam rantai pasok kendaraan niaga dan kendaraan ramah lingkungan secara global,” tegas Menperin.

Fasilitas baru tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 5.000 unit per tahun dan menjadikan PT DCVMI sebagai salah satu dari lima besar produsen kendaraan niaga di Indonesia.

Adsense

Menperin juga menegaskan pentingnya pengembangan kendaraan niaga ramah lingkungan. Ia mendorong PT DCVMI untuk aktif memproduksi model-model berteknologi rendah emisi, seperti yang telah diwujudkan melalui penerapan teknologi SCR (Selective Catalytic Reduction) dan penggunaan Diesel Exhaust Fluid berbasis urea.

Baca juga : Temui Menperin Singapura, Airlangga Bahas Investasi, Digitalisasi hingga Tech X

Langkah ini, kata Agus, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mempercepat pencapaian Net Zero Emission (NZE) sektor manufaktur pada 2050, lebih cepat 10 tahun dari target nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menperin juga menyoroti pentingnya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai strategi memperkuat industri nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor. Saat ini, nilai rata-rata TKDN produk DCVMI mencapai 28,08 persen.

“Peningkatan TKDN dapat memperbesar peluang perusahaan untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, sekaligus mengakses berbagai insentif fiskal,” jelasnya.

Berdasarkan data Kemenperin, neraca perdagangan kendaraan niaga pada triwulan pertama 2025 masih mencatat defisit sebesar 608,7 juta dolar AS. Oleh karena itu, Menperin menilai pembangunan pabrik baru DCVMI sangat relevan dalam upaya mengurangi defisit tersebut melalui peningkatan ekspor dan pemanfaatan komponen lokal.

Baca juga : Daikin Resmi Operasikan Pabrik AC Pertama Di Indonesia

Presiden Direktur DCVMI, Sankaranarayanan Ramamurthi, menyatakan bahwa peresmian pabrik ini merupakan tonggak pertumbuhan baru bagi DCVMI.

“Pabrik ini bukan sekadar infrastruktur tambahan, tetapi wujud nyata komitmen kami terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, pemberdayaan masyarakat lokal, dan pembangunan ekosistem industri otomotif yang tangguh,” ujar Ramamurthi.

Pabrik DCVMI dibangun di atas lahan seluas 15 hektare dengan total investasi mencapai Rp500 miliar. Fasilitas ini akan memproduksi sejumlah model unggulan truk Mercedes-Benz seperti Axor 2528 CH, 4928 T, hingga sasis bus OH 1626 L dan OH 1626 S yang disesuaikan untuk kebutuhan pasar Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense