BREAKING NEWS
 

Menko Polkam Apresiasi Kejagung Sita Rp 11,8 T Dari Kasus Ekspor CPO

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 18 Juni 2025 10:04 WIB
Menko Polkam Budi Gunawan. (Foto: Kemenko Polkam)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan mengapresiasi, Kejaksaan Agung (Kejagung) yang berhasil menyita uang senilai Rp 11,8 triliun terkait perkara korupsi persetujuan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya pada periode 2021–2022.

“Langkah progresif Kejaksaan Agung ini patut diapresiasi. Ini adalah bentuk nyata komitmen penegakan hukum dan perlindungan terhadap kepentingan negara,” ujar Menko Polkam dalam keterangan di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Baca juga : Kasus Dugaan Korupsi Ekspor CPO, Kejagung Sita Duit Rp 11,8 Triliun

Penyitaan tersebut dilakukan setelah Kejagung menerima pengembalian kerugian keuangan negara dari lima entitas anak usaha WG, yakni PT MNA, PT MNS, PT SAP, PT WBI, dan PT WBI. Pengembalian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus korupsi yang melibatkan persetujuan ekspor CPO.

Adsense

Dalam kesempatan itu, Menko Polkam juga memberikan apresiasi khusus terhadap kinerja Desk Tindak Pidana Korupsi dan Tata Kelola Pemerintah di bawah koordinasi Kemenko Polhukam. Ia menilai desk tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergi antar-lembaga dan mendorong integritas dalam tata kelola pemerintahan, termasuk pengawasan perkara-perkara besar.

Baca juga : Menko Polkam: Presiden Apresiasi Kerja Pemberantasan Narkoba

“Keberhasilan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Ia menambahkan, penyelesaian perkara ekspor CPO menjadi pembelajaran bagi seluruh institusi pemerintahan dalam meningkatkan pengawasan terhadap praktik korupsi di sektor strategis nasional.

Baca juga : Kemenkop Apresiasi Kabupaten Lahat 100 Persen Bentuk Kopdes Merah Putih

“Penanganan kasus ini akan menjadi contoh penting dalam penegakan hukum yang adil dan transparan. Pemerintah akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas,” tegas Menko Polkam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense