RM.id Rakyat Merdeka - Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kopkel) Merah Putih sebagai strategi Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan cepat sudah terbentuk di berbagai daerah.
Hari ini, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan debut Kopdes/Kopkel Merah Putih di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Peluncuran 80.000 Kelembagaan Kopdes/Kopkel ini melibatkan seluruh kepala desa di Indonesia, 80 ribu Badan Permusyawatan Desa (BPD), 514 Bupati, dan 38 Gubernur. Kepada Desa yang akan hadir langsung dalam acara ini diperkirakan mencapai 8 ribu orang.
Prabowo mengungkapkan, dirinya ingin memperkuat koperasi untuk memperbesar unit dan skala usaha masyarakat.
Baca juga : Muhammad Nasir Djamil: Pendekatan Medis Bagi Korban Narkoba
“Kita akan buat gerakan besar untuk untuk memperbaiki ekonomi Indonesia, untuk memperbaiki ekonomi rakyat (lewat koperasi),” kata Presiden Prabowo beberapa waktu lalu.
Selain Presiden, hadir sejumlah menteri dalam peresmian Kopdes/Kopkel. Antara lain, Menteri Koordinasi (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria.
Program ini bagian dari realisasi visi Asta Cita ke-6, yaitu memperkuat pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif, serta mengentaskan kemiskinan melalui penguatan kelembagaan ekonomi desa.
Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, melalui koordinasi Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, bersama Kemenkop dan lembaga terkait, Pemerintah bergerak cepat mewujudkan target pembentukan 80.000 Kopdes/Kopkel. Program ini ditargetkan menyerap 2 juta tenaga kerja, mengurangi arus urbanisasi, dan meningkatkan kualitas SDM di pedesaan.
Baca juga : Rudianto Lallo: Lebih Baik Pernyataan Itu Untuk Internal BNN
Desa Bentangan dipilih sebagai lokasi peresmian karena koperasi di desa ini telah dibangun dan dikelola dengan baik. Saat ini, koperasi di Bentangan telah memiliki berbagai unit usaha produktif. Seperti apotik desa, klinik desa, gerai sembako, gerai pupuk, gerai sembako, kantor koperasi, unit usaha simpan pinjam, cold storage/cold chain, dan logistik (distribusi).
Koperasi-koperasi ini akan menjadi model replikasi bagi ribuan koperasi lainnya agar dapat membentuk ekosistem ekonomi desa yang kuat dan berkelanjutan. Pembiayaan koperasi percontohan ini bersumber dari Bank Himbara, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( LPDB-KUMKM), Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan koperasi simpan pinjam.
Pemerintah menargetkan 80 persen dari 80.000 koperasi sudah beroperasi secara aktif pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Dan, aktif seluruhnya 31 Desember 2025.
Menko Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Kopdes Merah Putih Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, program ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. “Ini bukan bagi-bagi uang, tidak ada uang yang dibagi-bagi, tidak ada,” kata Zulhas.
Baca juga : Hari ini, Komisi III DPR Undang YLBHI Dan Organisasi Advokat
Setelah terbentuk secara kelembagaan, koperasi akan dipilihkan usaha yang dapat berjalan di setiap daerah. Setelah terbentuk, Pemerintah akan menjalankan fungsi pembimbingan melalui Satgas di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten.
Diyakini Zulhas, ekosistem Kopdes/Kopkel Merah Putih setelah berjalan akan memangkas jalur distribusi yang panjang dari pusat, pabrik, dan desa. Sebab, banyak potensi bisnis yang dapat dijalankan Kopdes Merah Putih seperti agen penyalur pupuk, penyalur LPG, gerai sembako, perbankan BUMN, hingga layanan logistik. “Akan memangkas tengkulak-tengkulak, memangkas permainan-permainan,” ujar dia.
Kopdes/Kopkel Merah Putih juga bisa menjadi penyalur bantuan Pemerintah, menyerap gabah milik petani, dan menjadi apotek obat murah.
Menkop Budi Arie Setiadi menyatakan, Kopdes/Kopkel Merah Putih bertujuan memperkuat perekonomian desa, meningkatkan nilai tukar petani, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan inklusi keuangan desa. Program ini dirancang jadi solusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mengatasi persoalan ekonomi di pedesaan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.