BREAKING NEWS
 

Mendiktisaintek Ajak BEM Terlibat Proyek Riset, Dukung Pembangunan Iptek

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 9 Agustus 2025 13:11 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto saat meninjau hasil-hasil riset pada kegiatan Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Sasana Budaya Ganesa, Bandung, Sabtu (9/8/2025). (Foto: ANTARA/Sean Filo Muhamad)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengajak seluruh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia untuk bersama-sama terlibat dalam proyek riset. Demi mendukung pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Indonesia.

"Kami ingin mengajak mahasiswa, agar dapat memiliki kontribusi keterlibatan dengan berbagai kegiatan kementerian atau kegiatan pengembangan pengetahuan dan teknologi yang dipelajari di kampus," kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto di tengah acara gelaran Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) 2025, Sasana Budaya Ganesa, Bandung, seperti dilansir ANTARA, Sabtu (9/8/2025).

Mendiktisaintek menyebut, Program Mahasiswa Berdampak telah diinisiasi oleh Kemdiktisaintek untuk mewujudkan partisipasi aktif mahasiswa dalam membangun budaya iptek di Indonesia.

Baca juga : Wamenlu Anis Matta Ajak Diaspora Jadi Mitra Pembangunan IKN

Menurutnya, partisipasi mahasiswa dengan keilmuan yang diperoleh mereka di kampus, dapat menjadi salah satu pemecah masalah sehari-hari yang dihadapi masyarakat.

Adsense

"Kita lihat BEM pasti representasi dari teman-teman mahasiswanya. Nah, BEM akhirnya mengonsolidasikan dan menyusun proposal. Nanti akan kita review," ujar Mendiktisaintek.

Mantan Wakil Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) itu juga menekankan, pihaknya akan membantu proyek mahasiswa untuk masuk ke dalam dunia industri.

Baca juga : Proyek Laptop Diusut Kejaksaan Agung Dan KPK

"Kita mengajak juga ya industri-industri. Silakan kalau ada yang memiliki kebutuhan, membutuhkan riset, membutuhkan barangkali KKN mahasiswa, kita sangat senang. Kita punya 4.000 kampus, 100.000 dosen dan peneliti, itu juga banyak sekali, dan kita punya 10 juta mahasiswa," papar Mendiktisaintek.

Terkait hal tersebut, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV Lukman mengatakan, pemerintah akan memberikan pendanaan dengan nominal mencapai Rp 300 juta per program riset unggulan.

"Jadi, ide-ide mereka yang memang akan berdampak, akan kami danai. Kami menunggu proposal-proposal terbaik dari BEM untuk bisa kita fasilitasi," tutur Lukman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense