BREAKING NEWS
 

Mensos Tinjau Sekolah Rakyat Di Malang

Anak-anak Nyaman, Mulai Betah Tinggal Di Asrama

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 9 September 2025 07:00 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat di Malang, Jawa Timur, Senin (8/9/2025). (Foto: Dok. kemensos).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat di Malang, Jawa Timur, Senin (8/9/2025). Meski sempat ada penyesuaian di awal, kini anak-anak mulai betah tinggal di asrama dan belajar lebih tenang.

Gus Ipul-sapaan Saifullah Yusuf, meninjau dua sekolah di Malang. Yaitu Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Batu dan SRMP 16 Malang.

SRMP 14 Batu sudah beroperasi sejak 14 Juli 2025 dengan 150 siswa, 12 guru, serta dua asrama untuk putra dan putri. Sementara SRMP 16 Malang masih menumpang di gedung sementara, bekas Poltekom Malang.

Baca juga : Kepala Daerah Diminta Ikut Atasi Kemiskinan Ekstrem

Usai meninjau dua Sekolah Rakyat tersebut, Gus Ipul tersenyum semringah. Menurut dia, pelaksanaan Sekolah Rakyat di seluruh daerah berjalan lancar. Dia menilai, anak-anak betah menempuh pendidikan berasrama, meski sempat mengalami penyesuaian di awal.

“Secara umum berjalan baik, memang ada tantangan- tantangan dan insya Allah bisa diatasi. Dinamikanya kami carikan solusi. Mulai dari sarana prasarana, kekurangan SDM wali asuh, hingga guru mata pelajaran tertentu,” kata Gus Ipul.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini mengakui, di awal pembelajaran banyak siswa masih belum terbiasa tinggal di sekolah berasrama, bahkan ada yang mengalami homesick atau kangen rumah. Namun, memasuki minggu ketiga hingga keempat, mereka mulai beradaptasi.

Baca juga : Dikabarkan Bakal Jadi Ketua NasDem Kepri, Walikota Batam Senang

“Laporan dari kepala sekolah, anak-anak sudah semakin nyaman dan tenang,” ujarnya.

Gus Ipul juga menyoroti keterbatasan sarana seperti air bersih dan dapur sekolah. Dia memastikan, Pemerintah akan memenuhi kebutuhan tersebut secara bertahap. Pada tahap pertama disiapkan 100 titik bangunan permanen Sekolah Rakyat untuk menampung sekitar 1.000 siswa SD, SMP, hingga SMA.

“Bisa jadi lebih, tergantung partisipasi swasta. Dana APBN-nya untuk 100 titik,” jelasnya.

Baca juga : Nih, 6 Catatan Pemilu Tambah Demokratis Dan Berkualitas

Selain itu, Pemerintah juga menyiapkan sarana pendukung bagi siswa dan guru. Setiap siswa akan mendapat laptop dan 8 set seragam, mulai dari seragam sekolah, pramuka, olahraga, laboratorium, baju tidur hingga almamater.

“Diharapkan September ini sudah selesai didistribusikan, paling lambat akhir September,” ucapnya.

Adsense

Guru pun, kata dia, akan memperoleh hak yang sama, termasuk laptop dan seragam. “Insya Allah hak-haknya guru dan kepala sekolah akan diberikan,” tegasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense