BREAKING NEWS
 

Pentingnya Edukasi Siswa Di Kawasan Transmigrasi

Pendidikan Karakter Dimulai Dari Toilet

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : WIDIA SAPUTRA
Rabu, 10 September 2025 06:55 WIB
Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara saat Live Streaming Sharing Session Mentrans: Episode 4 di Instagram iftitahsulaiman, dikutip Selasa (9/9/2025). (Foto: Dok. transmigrasi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara meminta peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) memberikan edukasi kepada para siswa di kawasan transmigrasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan toilet. Pendidikan karakter ini sangat penting diberikan sejak dini untuk menjaga dan memelihara fasilitas umum (fasum) kawasan transmigrasi.

Hal ini disampaikan Iftitah saat Live Streaming Sharing Session Mentrans: Episode 4 di Instagram @iftitahsulaiman, dikutip Selasa (9/9/2025).

“Pendidikan bisa dimulai dari toilet,” ujarnya.

Purnawirawan TNI-AD asal Pandeglang, Banten, itu mengingatkan fasilitas toilet di sekolah yang dibangun Kementerian Transmigrasi (Kementrans) merupakan wujud dari program Trans Gotong Royong dengan tujuan membangun kawasan mandiri dan berdaya saing.

Baca juga : Ulang Tahun Bintang Mercy Tanpa Pesta Dan Alunan Musik

Hal kecil ini harus bisa dipahami sejak dini agar kesadaran menjaga fasilitas-fasilitas lain terbangun.

“Saya harapkan dari para patriot, nanti kalau sudah toiletnya itu berdiri, tolong juga dibantu adik-adik SD, SMP itu diberikan edukasi, bagaimana cara menjaga kebersihan toilet,” pintanya.

Adsense

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, Presiden Prabowo Subianto selalu mengingatkan jika ingin berkunjung ke rumah orang, lihat saja toilet dan dapurnya. Kalau toilet dan dapurnya bersih, itu mencerminkan dan menggambarkan karakter penghuni rumah tersebut.

Iftitah teringat, sejak kecil guru di sekolahnya mengajarkan kebersihan merupakan sebagian dari iman dan menjadi pembentukan karakter para siswa. Untuk itu, kehadiran fasilitas toilet sekolah yang dilakukan bukan sekedar pembangunan fisik, melainkan membangun nilai-nilai makna edukasi.

Baca juga : Golkar Sulap Kantor DPD Jatim Jadi Rumah Aspirasi

Sebagai informasi Kementrans akan membangun jalan 167,3 kilometer (km) jalan, 300 meter jalan, 27,9 km drainase, 31 unit sarana air bersih dan 970 unit rehabilitasi sekolah serta fasilitas umumnya.

Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Velix Wanggai mengatakan, TEP adalah simbol keberlanjutan pembangunan transmigrasi bergantung pada regenerasi.

Hasil usaha hingga penelitian TEP juga akan menjadi bahan dasar Pemerintah merumuskan kebijakan hilirisasi, industrialisasi dan investasi di kawasan transmigrasi.

“Dengan kolaborasi lintas generasi, kita bisa merancang dan membangun sumber daya, pemetaan potensi, menarik investasi, hingga menyiapkan industrialisasi yang menopang ekonomi transmigrasi,” ujarnya. SSL

Baca juga : Perusahaan Tertarik IPO Tunggu Pasar Kondusif

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Rabu, 10 September 2025 dengan judul "Pentingnya Edukasi Siswa Di Kawasan Transmigrasi, Pendidikan Karakter Dimulai Dari Toilet"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense