RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan menegaskan, Keterbukaan Informasi Publik (KIP) merupakan amanat konstitusi dan elemen strategis pertahanan negara.
Hal itu diungkap Donny saat mewakili Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke16 dan Rakernis ke15 Komisi Informasi (KI) SeIndonesia Tahun 2025 di Tangerang, Banten, Senin (29/9/2025).
“Keterbukaan informasi berperan layaknya vaksin untuk menangkal disinformasi,” ujar Donny dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/9/2025).
Baca juga : Gubernur Minta ASN Dan Kades Gunakan Medsos Secara Baik
Dia juga menyoroti tantangan disinformasi dan hoax di era digital. Menurutnya, informasi telah menjadi dimensi keenam dalam peperangan baru.
Meski begitu, dia menegaskan perlunya menjaga keseimbangan antara transparansi dengan perlindungan terhadap rahasia negara. Keterbukaan tanpa batas bisa melemahkan daya tahan negara.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan, peran penting keterbukaan informasi untuk memperkuat literasi digital dan menjaga ketahanan ideologi bangsa. Penting bagi Komisi Informasi dan Badan Publik bekerja sama demi memperkuat literasi informasi masyarakat.
Baca juga : Kasih Wejangan Bimteknas V Demokrat, SBY Minta Kadernya Jadi Politisi Tangguh
Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi Purnomo Yusgiantoro memandang transparansi sebagai unsur penting dalam bidang ketahanan energi.
“Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik bagian dari kerangka hukum pasca reformasi yang mendukung ketahanan nasional,” ujarnya.
Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro menegaskan, tujuan pembentukan lembaga yang dipimpinnya adalah mewujudkan tata kelola terbuka serta mencegah penyalahgunaan kekuasaan.
Baca juga : BP BUMN Jadi Regulator, Danantara Bisa Lebih Lincah Kelola Perusahaan Negara
“Keterbukaan informasi publik ini tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi harus menjadi kebutuhan badan publik,” kata Donny, saat memberikan sambutan di acara bertajuk "Penguatan Keterbukaan Informasi Publik dalam Memperkokoh Ketahanan Nasional."
Pernyataan itu menekankan pentingnya membangun kesadaran seluruh lembaga dalam memberikan akses informasi.
Dia mengatakan, keterbukaan informasi menjadi instrumen penting dalam menjaga demokrasi dan stabilitas negara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.