Dark/Light Mode

Kasih Wejangan Bimteknas V Demokrat, SBY Minta Kadernya Jadi Politisi Tangguh

Rabu, 1 Oktober 2025 06:40 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Fotografer Rakyat Merdeka/rm.id)
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Fotografer Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan wejangan di pembukaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) V di Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025).

Bimteknas Partai Demokrat dihadiri 342 anggota DPRD Kabupaten/Kota dari sembilan provinsi. Yakni, Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan. 

Dalam sambutannya, Presiden ke-6 RI itu menegaskan pentingnya memiliki niat kuat menjadi politisi yang berwawasan kebangsaan, tangguh, dan andal. SBY membakar semangat kader, dengan menegaskan bahwa jaket bersimbol Demokrat hanya untuk orang kuat, yaitu only the strong

“Artinya hanya orang yang kuat, yang teguh, dan tidak mudah jatuh. Karena yang kuatlah yang memiliki masa depan,” tegasnya. 

Baca juga : BP BUMN Jadi Regulator, Danantara Bisa Lebih Lincah Kelola Perusahaan Negara

Kekuatan itulah, kata SBY, yang membuat Partai Demokrat bertahan, dan hampir memasuki usia 25 tahun. Dia mengatakan, Partai Demokrat telah melalui masa pasang surut. Sempat berada di puncak kejayaan ketika dirinya menjadi Presiden dua periode, 2004-2014. Namun, sempat juga melalui masa-masa sulit. 

Misalnya, sempat terjadi upaya pembegalan partai di awal kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, kata SBY, Partai Demokrat, mampu melalui badai tersebut dan bertahan hingga saat ini. “Ini adalah cara Tuhan untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai partai yang kuat,” pungkasnya. 

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga memberikan arahan melalui tayangan video. Dia menekankan, anggota DPRD tidak hanya sekadar menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga harus menjadi penyambung aspirasi rakyat untuk pembangunan daerah. 

“Jadikan Bimteknas sebagai momentum kebangkitan. Mari perkuat komitmen kader Demokrat untuk terus bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat,” tegas AHY. 

Baca juga : RI Makin Pede Jadi Pemain Utama Industri Halal Dunia

Sementara itu, dalam arahannya Sekjen Herman Khaeron menegaskan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti materi, termasuk mengisi pretest yang telah disiapkan panitia. Ke depan, kata dia, Demokrat akan menggelar Pendidikan Politik Nasional (Dikpolnas) di Pacitan, khusus bagi seluruh anggota DPC yang belum duduk sebagai anggota Sewan. 

“Tahun depan, kegiatan seperti ini juga akan kembali digelar di Pacitan dengan metode berbeda,” ungkapnya. 

Herman menambahkan, Bimteknas di Pacitan bukan hanya sebagai forum penguatan kader, tetapi juga sarana menanamkan nilai perjuangan. “Selain memperkuat visi dan misi partai, kita ingin mengenalkan Pacitan sebagai daerah penuh nilai sejarah dan destinasi wisata yang patut dibanggakan,” jelasnya. 

Untuk diketahui, Bimteknas ke-V ini berlangsung pada 29 September hingga 2 Oktober 2025, diikuti 342 anggota DPRD kabupaten/kota dan provinsi yang datang dari Papua hingga Sumatera. 

Baca juga : Tangki Masih Bau Asap Warga Tekor 28 Miliar

Hadir juga dalam Bimteknas ini, Anggota DPR Dina Lorenza, dr. Cellica Nurrachadiana, Lokot Nasution, serta para pengurus DPP seperti Renanda Bachtar, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, dan Syahrial Nasution. 

Kemudian, Dewan Pakar Andi Mallarangeng, Komisaris PLN Andi Arief, Komisaris Pupuk Indonesia Rachland Nashidiq, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, dan jajaran Ketua DPD dan DPC Partai Demokrat seIndonesia. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.