BREAKING NEWS
 

Perkuat Talenta Kreatif Indonesia Berdaya Saing Global

Kementerian Kebudayaan Gelar House of Indonesiana Week bersama Korea

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 16 Oktober 2025 10:02 WIB
Foto: Humas Kementerian Kebudayaan.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi kebudayaan melalui program House of Indonesiana (HOI).

Program ini menjadi wujud kerja sama kedua negara dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia di bidang budaya dan industri kreatif digital, serta mendorong lahirnya talenta berkelas global yang mampu memadukan nilai budaya Indonesia dengan inovasi teknologi.

Program HOI diselenggarakan sebagai hasil kolaborasi antara kedua kementerian bersama Korea Creative Content Agency (KOCCA) dan ICONIX.

Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, pada sambutannya di House of Indonesiana Week, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas budaya antara Indonesia dan Korea ini merupakan wujud nyata diplomasi kebudayaan yang berorientasi pada masa depan.

Dia menyebut, Korea telah membuktikan bahwa budaya dapat menjadi kekuatan ekonomi dan bentuk diplomasi yang efektif.

"Kami berterima kasih atas komitmen dan keterbukaan Korea dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman. Melalui House of Indonesiana, kami ingin memperkuat talenta kreatif Indonesia agar mampu bersaing secara global dengan tetap membawa nilai-nilai budaya bangsa,” ujar Giring.

Pada kesempatan tersebut Wamen Kebudayaan juga turut menyampaikan keyakinannya bahwa kebudayaan tidak pernah saling menjatuhkan, melainkan justru saling menghargai.

Baca juga : Jurnalisme Untuk Kebenaran Publik

Karena itu, dirinya berharap, teman-teman dari HOI dapat menciptakan intellectual property (IP) yang luar biasa.

"Selain itu, kita juga bisa melihat betapa hebatnya Korea dalam memproduksi konten film dan serial mereka untuk dikenal di seluruh dunia. Ilmu seperti script writing, packaging, dan story telling dari Korea ini yang harus kita pelajari," pesannya, menutup sambutan.

Wakil Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Park Soo-deok, pada kesempatan yang sama turut menyampaikan program House of Indonesia merupakan salah satu wujud nyata kerja sama budaya antara Korea dan Indonesia yang dijalankan dengan dukungan Official Development Assistance dari Korea.

Program ini bertujuan untuk berbagi pengalaman Korea dalam mengembangkan ekosistem industri kreatif di Indonesia, sekaligus mendorong kolaborasi budaya antara kedua negara.

"Kami merasa terhormat dapat berkontribusi dalam mendukung para talenta muda Indonesia untuk mengembangkan keterampilan mereka di bidang animasi, film dokumenter, konten daring, dan konten edukasi seni budaya," ujarnya.

Dia menyatakan, program ini juga akan diperluas dengan pembukaan pusat-pusat pelatihan baru di Jambi, Cirebon (Jawa Barat), Badung (Bali), dan Sikka (Nusa Tenggara Timur).

Adsense

"Kami berharap langkah ini dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para kreator muda Indonesia untuk berpartisipasi dan terus berkembang melalui House of Indonesia," tutupnya.

Baca juga : Resmikan Galeri Ipemi, Ingrid Kansil Dorong Kesetaraan Difabel Dalam Dunia Usaha

Regional Director Korea Creative Content Agency (KOCCA) Indonesia, Lee Gi Haun, menegaskan pentingnya keberlanjutan proyek HOI sebagai platform kolaboratif yang tidak hanya menumbuhkan kreativitas, tetapi juga memperkuat kemandirian industri konten di daerah.

Menurut Lee Gi Haun, proyek HOI adalah langkah penting dalam mendorong pertukaran budaya antara Korea dan Indonesia. Pihaknya percaya generasi muda dapat tumbuh bersama melalui kreativitas dan inovasi.

“KOCCA Indonesia akan terus bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Indonesia untuk memperkuat industri konten dan memperluas jangkauan kolaborasi ini,” paparnya.

HOI menjadi wadah pembelajaran dan produksi konten kreatif yang menggabungkan kekayaan budaya Indonesia dengan keunggulan industri kreatif Korea.

Melalui pelatihan di bidang animasi, film dokumenter, konten mobile, serta konten pendidikan seni dan budaya, HOI membekali para peserta dengan pengetahuan teknis sekaligus kemampuan naratif untuk menghadirkan budaya Indonesia dalam format yang relevan bagi pasar global.

Hingga tahun 2025, program HOI telah mencatat capaian yang signifikan. Di Jakarta, sebanyak 480 peserta telah menghasilkan delapan episode animasi, sementaara di Makassar 45 peserta memproduksi 1 film dokumenter bertema budaya lokal.

Program akan diperluas dengan pembukaan pusat pelatihan baru di Badung, Jambi, dan Cirebon, serta di Sikka pada tahun 2026.

Baca juga : Perkuat Peran Perempuan, BPW Indonesia Teken MoU Dengan Kementerian HAM

Perluasan ini menandai langkah strategis dalam memperluas akses pelatihan budaya digital ke berbagai daerah di Indonesia.

HOI Week 2025 yang berlangsung 15 sampai 16 Oktober 2025 di Main Atrium KOREA 360, Lotte Mall Jakarta, tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan arah keberlanjutan program di masa depan.

Dalam kegiatan ini, ditampilkan berbagai karya peserta dari pusat-pusat pelatihan di Jakarta dan Makassar.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah TD Retnoastuti; dan Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, Yayuk Sri Budi Rahayu.

Sedangkan dari pihak Korea Selatan, turut hadir, yakni: Direktur Korean Culture Center Indonesia, Kim Yung-Won; dan Direktur PT Iconics, Han Kiel-Nam.

Melalui penyelenggaraan HOI Week 2025, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama internasional di bidang budaya digital.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat diplomasi budaya, memperluas akses talenta muda terhadap industri kreatif global, serta menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan konten budaya digital di Asia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense