RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bersama ratusan anak muda menanam bibit mangrove di Taman Mangrove Ketapang, Mauk, Tangerang, Banten, Senin (27/10/2025). Kegiatan ini digelar untuk merehabilitasi kawasan pesisir yang mengalami alih fungsi lahan.
Wapres tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB. Kehadiran putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu disambut Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Hengki, serta Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.
Sebelum penanaman, Gibran menerima paparan mengenai kondisi ekosistem mangrove dan upaya pemulihan pesisir yang tengah dilakukan. Ia juga berdialog dengan sejumlah pegiat lingkungan yang aktif menjaga kawasan bakau di wilayah pesisir.
“Ini luar biasa, Pak Menteri. Anak-anak muda hadir dengan ide segar dan inisiatif nyata. Saya senang bisa mendengar langsung gagasan mereka,” ujar Gibran.
Baca juga : Pidato Presiden di KTT ke-47 ASEAN: Persatuan Modal Utama Hadapi Konflik Global
Usai berdialog, mantan Wali Kota Surakarta itu turun langsung menanam bibit mangrove bersama para pejabat, aktivis lingkungan, dan masyarakat. Gibran tampak menggulung lengan kemeja abu-abu panjangnya dan mengenakan sepatu bot hijau sebelum turun ke lumpur.
Setiap peserta menanam bibit sesuai plang nama yang disediakan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol semangat kolaborasi lintas generasi dalam menjaga lingkungan hidup.
Setelah menanam mangrove, Gibran meninjau kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudlatul Hidayah, Mauk, Tangerang. Dalam peninjauan itu, Gibran menyapa para siswa dan tenaga medis yang tengah melakukan pengecekan tekanan darah, kulit, tinggi badan, berat badan, status gizi, serta pemeriksaan mata, telinga, dan gigi. Sebanyak 142 siswa mengikuti pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Puskesmas setempat.
Sementara, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, Indonesia memiliki kawasan mangrove terluas di dunia, yakni sekitar 3,4 juta hektare atau sekitar 23 persen dari total ekosistem mangrove global. “Potensi karbon dari mangrove Indonesia mencapai hampir 4 juta ton CO₂ ekuivalen,” ujar Hanif.
Baca juga : Sri Sultan Ajarkan Kesederhanaan
Hanif menambahkan, Pemerintah menargetkan rehabilitasi terhadap ratusan ribu hektare kawasan mangrove yang rusak atau beralih fungsi. Saat ini, terdapat sekitar 750 ribu hektare lahan mangrove yang memerlukan pemulihan segera.
Hanif juga menyebut, Gibran menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat pelaksanaan program rehabilitasi mangrove seluas 800 ribu hektare di seluruh Indonesia. “Pak Wapres menegaskan kembali komitmen Bapak Presiden agar dana rehabilitasi mangrove sebesar Rp 2 triliun benar-benar dimanfaatkan secara optimal,” kata Hanif.
Mancing Mania
Sehari sebelumnya, Minggu (26/10/2025), Gibran menghadiri kegiatan Mancing Mania Gratis Jilid II di Kali Gabus, Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat.
Baca juga : 602 Ribu Warga Jakarta Terlibat Judol
Kehadirannya disambut antusias warga. Banyak yang berebut bersalaman dan berfoto bersama. Dalam kesempatan itu, Gibran juga membagikan hadiah doorprize seperti sepeda motor listrik, televisi, hingga perlengkapan rumah tangga.
Acara yang digelar oleh Karang Taruna Tambun Utara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, dengan menebar lima ton ikan lele di lokasi.
Dalam sambutannya, Gibran mengajak generasi muda untuk menjaga lingkungan, menumbuhkan kreativitas, serta menanamkan semangat persatuan menuju Indonesia Emas 2045. “Semangat Sumpah Pemuda harus hidup di setiap ruang kebersamaan, termasuk lewat kegiatan rakyat seperti mancing mania ini,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.