RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengusulkan penurunan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026 sebesar Rp 1 juta. Dengan usulan tersebut, biaya yang dibayar calon jemaah haji tahun depan menjadi Rp 54,9 juta, turun dari Rp 55,431 juta pada pelaksanaan haji 2025.
Usulan itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/10/2025).
Baca juga : Dorong Peran Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas
Dalam paparannya, Dahnil menjelaskan, usulan penurunan biaya tersebut merupakan bagian dari komposisi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang ditetapkan sebesar Rp 88.409.365,45 per jemaah. Dari total itu, 62 persen atau sekitar Rp 54,9 juta ditanggung langsung oleh jemaah. Sisanya 38 persen atau Rp 33,48 juta dibiayai melalui nilai manfaat hasil optimalisasi tabungan haji oleh Pemerintah.
“Singkatnya, nilai yang kami ajukan terkait BPIH turun sebesar Rp 1 juta dibandingkan tahun lalu,” ujar Dahnil.
Baca juga : Gubernur Papua Terima Aspirasi Majelis Rakyat
Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menegaskan, penurunan biaya haji disusun dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan efektivitas agar kualitas layanan tetap terjaga.
“Pemerintah mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektivitas dalam menentukan komponen BPIH, sehingga penyelenggaraan ibadah haji dapat terlaksana dengan baik dengan biaya yang wajar,” ujarnya.
Baca juga : Mandiri Sukses Salurkan Kredit Hingga Rp 1.764 T
Adapun rincian komponen biaya yang dibebankan langsung kepada jemaah meliputi biaya penerbangan dari embarkasi ke Arab Saudi (pulang pergi) sebesar Rp 33,1 juta, akomodasi di Makkah Rp 14,65 juta, akomodasi di Madinah Rp 3,87 juta, serta biaya hidup Rp 3,3 juta.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.