RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melakukan sinergi untuk memperkuat peran perempuan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), dari kota hingga desa.
Menteri Koordinator (Menko) PM Abdul Muhaimin Iskandar dan Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi sepakat berkolaborasi memperkuat pemberdayaan perempuan.
Baca juga : Gubernur Papua Terima Aspirasi Majelis Rakyat
Dalam keterangannya kepada wartawan, Muhaimin menekankan pentingnya peran perempuan dalam perekonomian nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 menunjukkan, 64,5 persen dari total UMKM Indonesia dikelola oleh perempuan.
“Pemberdayaan ekonomi perempuan menyangkut pemberdayaan UMKM. Sektor ini punya peran strategis karena berkontribusi sekitar 60 persen terhadap PDB (Produk Domestik Bruto),” ujar Muhaimin di Gedung Kemenko PM, Jakarta, Senin (27/10/2025).
Baca juga : Mandiri Sukses Salurkan Kredit Hingga Rp 1.764 T
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu meyakini, dengan dorongan yang tepat, perempuan pelaku UMKM akan banyak yang naik kelas. Dampaknya, neraca pertumbuhan ekonomi nasional ikut bergerak ke arah yang lebih baik.
“Kita mau dorong pelaku UMKM perempuan agar naik kelas dan produknya berbasis sehat,” katanya.
Baca juga : Setelah Digunakan Para Menteri, Gerindra Yakin Maung Bisa Jadi Mobil Nasional
Menurutnya, sejumlah hal yang disepakati untuk penguatan UMKM perempuan antara lain akses pasar, promosi produk dan bantuan permodalan, termasuk melalui Permodalan Nasional Madani (PNM) yang memiliki berbagai program pemberdayaan perempuan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.