RM.id Rakyat Merdeka - Semangat kemanusiaan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan keberanian Marsinah, diabadikan menjadi nama gedung dan ruangan yang ada di Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham). Hal itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas jasa keduanya memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.
Baca juga : 3 Kali Pemilu Lolos Terus, NasDem Usul PT 7 Persen
Menteri Hak Asasi Manusia (Menham) Natalius Pigai mengatakan, penetapan nama gedung tersebut merupakan simbol terhadap warisan perjuangan Gus Dur yang konsisten membela martabat manusia. “Saya langsung menetapkan nama Gedung Kementerian Hak Asasi Manusia dengan nama Gedung K.H. Abdurrahman Wahid. Ini bentuk penghormatan atas peran dan jasa beliau dalam bidang HAM. Beliau adalah tokoh dan pejuang HAM,” ujar Pigai dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).
Baca juga : Gubernur Banten Ambil Langkah Aktif Dan Solutif
Mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) itu berharap, gedung tersebut menjadi pusat peradaban HAM di Indonesia, sejalan dengan misi kemanusiaan yang selalu diemban Gus Dur. Menurutnya, kebijaksanaan Gus Dur semasa hidup menegaskan setiap manusia berhak diperlakukan secara bermartabat. “Pada masa beliau menjadi Presiden, Gus Dur mendirikan Kementerian HAM. Itu bentuk nyata perhatian dan keberpihakan terhadap isu hak asasi manusia,” ucapnya.
Baca juga : BTN Pede Dana SAL Terserap 100 Persen
Pigai juga menyinggung keberanian Gus Dur mencabut sejumlah kebijakan diskriminatif. Termasuk Tap MPRS No. XXV/1966 tentang pelarangan ajaran Marxisme-Leninisme. Dia menilai, langkah Gus Dur menjadi tonggak penting dalam upaya negara menegakkan prinsip kesetaraan. “Kebijakan Gus Dur terhadap Papua juga sangat manusiawi. Beliau memilih pendekatan dialog, menempatkan masyarakat Papua sebagai subjek dan memberi ruang bagi mereka mengekspresikan identitas budaya,” tuturnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.