BREAKING NEWS
 

Perkuat Kerja Sama Kehutanan Global, Wamenhut Temui UNEP Di COP-30

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 13 November 2025 13:44 WIB
Wamenhut Rohmat Marzuki (dua dari kiri) bertemu Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen di Kantor UNEP, membahas penguatan kerja sama kehutanan dan aksi iklim global. (Dok. Kemenhut)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kehutanan terus memperkuat diplomasi lingkungan di panggung internasional. Di sela gelaran COP-30 Belem, Brazil, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengadakan pertemuan bilateral dengan Direktur Eksekutif United Nations Environment Programme (UNEP), Inger Andersen, di Kantor UNEP, Minggu (10/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Rohmat menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan UNEP melalui MoU yang ditandatangani pada Oktober 2024, sebelum transisi kelembagaan. Ia menegaskan MoU itu tetap menjadi fondasi penting untuk memperluas kolaborasi di sektor kehutanan.

Baca juga : OJK Dan MAS Perkuat Kerja Sama Fintech Di ASEAN

“Kami memandang kerja sama antara Indonesia dan UNEP sebagai langkah penting untuk memperkuat aksi global dalam perlindungan hutan, mitigasi perubahan iklim, serta pemberdayaan masyarakat yang bergantung pada hutan,” ujar Rohmat.

Adsense

Ia menjelaskan tiga prioritas strategis Kementerian Kehutanan saat ini: pencegahan kebakaran hutan dan lahan, pengembangan model multiusaha kehutanan, serta percepatan pengakuan dan pemberdayaan hutan sosial dan hutan adat.

Baca juga : Perayaan JSDF Day Di Jakarta, Kerja Sama Pertahanan Jepang-RI Makin Erat

Rohmat menegaskan bahwa Program FOLU Net Sink 2030 tetap menjadi agenda nasional untuk mencapai net zero emission sektor kehutanan pada 2030. Untuk itu, Indonesia membutuhkan dukungan UNEP dalam penguatan restorasi hutan dan lahan gambut, peningkatan sistem MRV, penerapan safeguards lingkungan dan sosial, hingga skema pembiayaan inovatif untuk REDD+.

Dalam dialog tersebut, Indonesia juga memaparkan visinya menjadi Pusat dan Pasar Karbon Global dengan memanfaatkan potensi hutan tropis sebagai pusat inovasi dan investasi hijau. Indonesia turut menekankan pentingnya memperkuat kerja sama melalui International Tropical Peatlands Center (ITPC), terutama dalam penghitungan karbon, pencegahan kebakaran gambut, dan model ekonomi berbasis restorasi.

Baca juga : PSSI Akhiri Kerja Sama Dengan Kluivert

“Kami yakin kemitraan yang diperbarui antara Indonesia dan UNEP akan memperkuat kepemimpinan Indonesia dalam aksi kehutanan dan iklim global,” kata Rohmat.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat komitmen Indonesia untuk memainkan peran lebih besar dalam pengelolaan hutan tropis dan agenda lingkungan global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense