BREAKING NEWS
 

Mentrans Cari Win-win Solution Bagi Warga Barelang

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : WIDIA SAPUTRA
Rabu, 26 November 2025 07:54 WIB
Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara (Foto: Rizky Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara diperintahkan oleh Presiden Prabowo Subianto agar mencari jalan keluar yang menguntungkan bagi seluruh pihak di Batam, Rempang, dan Galang (Barelang) dalam proses pembangunan kawasan tersebut. Amanah itu akan dijalankan dengan sebaik-baiknya dan seterukur mungkin.

“Bapak Presiden memerintahkan kepada saya maupun Kepala BP Batam, cari win–win solution. Cari solusi yang terbaik dan menguntungkan bagi semua pihak,” ujar Iftitah, dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).

Politisi Partai Demokrat itu memastikan, tidak akan memihak siapa pun. Dia menegaskan akan berdiri di semua sisi untuk memperjuangkan keseimbangan hak seluruh pihak.

Oleh karena itu, Iftitah meminta kerja sama semua unsur. Termasuk, masyarakat Barelang untuk memberikan masukan demi menghadirkan kebijakan yang adil.

Baca juga : FIFA–SFD Kucurkan Dana Raksasa Buat Bangun Stadion Di Negara Berkembang

“Tolong bantu kami juga agar betul-betul yang didapat adalah win–win solution. Saya tahu pekerjaan ini tidak mudah. Tetapi pekerjaan yang sulit sekalipun, kalau kita jalani dengan niat baik dan langkah yang baik, Insya Allah akan ada solusinya,” katanya.

Iftitah lalu menjelaskan alasan Kementrans ikut terlibat dalam penataan kawasan Barelang. Saat ini tercatat sebanyak 436 kepala keluarga telah mendaftar untuk pindah, dan kelompok ini harus menjadi prioritas penanganan pemerintah.

Adsense

Menurutnya, ketika masyarakat bersedia pindah, seluruh pihak, termasuk Kementrans, wajib bahu-membahu memastikan adanya pemberdayaan agar mereka tidak terabaikan. Jika tidak, kepercayaan publik akan runtuh.

“Saya sampaikan, tolong agar dilakukan pemberdayaan. Butuhnya apa? Kapal nelayan? Kita adakan kapal nelayan. Butuhnya apa? Pertanian? Coba bikin vertical farming, hortikultura, dan lainnya,” tuturnya.

Baca juga : Amran Marah, 250 Ton Beras Impor Ilegal Masuk Sabang

Bagi warga yang belum bersedia pindah, dia menegaskan agar pemerintah pusat maupun daerah tidak melakukan relokasi secara sepihak. “Kita buat saja komitmennya, yang tidak mau pindah, biarkan saja. Tidak usah digusur. Jangan diintimidasi. Tidak boleh. Saya bersyukur Wakil Wali Kota punya komitmen yang sama,” ungkapnya.

Purnawirawan TNI AD asal Pandeglang, Banten, itu menekankan, transmigrasi modern tidak lagi sekadar perpindahan penduduk, melainkan upaya peningkatan kesejahteraan yang mengikuti perkembangan zaman.

“Kita tidak ingin ketika ada lahan masyarakat digunakan untuk pembangunan ekonomi, lalu mereka terlantar dan tidak mendapatkan manfaat. Fokus kita ada di sana,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Amsakar Achmad memastikan, wilayah transmigrasi Tanjung Banun untuk masyarakat Barelang akan difokuskan pada pengembangan potensi di sektor kelautan dan perikanan. Oleh karena itu, Pemerintah daerah beberapa kali menggelar pelatihan bagi calon transmigran.

Baca juga : Mendagri Imbau Daerah Siaga Potensi Bencana

Amsakar menerangkan, pelatihan tersebut penting sebagai tahap prakondisi agar calon transmigran memiliki kesiapan mental dan kecakapan sebelum menempati lokasi baru. “Pelatihan adalah prakondisi bagi calon transmigran agar mereka memiliki kesiapan dan kecakapan,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense