BREAKING NEWS
 

Konsolidasi Champion Cabai, Kementan Pastikan Pasokan Aman Jelang Nataru

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : FAQIH MUBAROK
Senin, 15 Desember 2025 15:01 WIB
Panen Cabai. Foto: Kementan

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura terus memperkuat langkah strategis dalam mengamankan pasokan cabai nasional menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sesuai intruksi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (AAS) kepada jajaran Direktorat Jenderal Hortikultura untuk mengkonsolidasikan petani mitra Champion Cabai di berbagai sentra produksi yang selama ini telah teruji sebagai garda terdepan pengendali pasokan dan stabilitas harga.

Menteri Pertanian, sekeligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa ketersediaan pangan, termasuk cabai, menjadi perhatian serius pemerintah terutama menjelang momen meningkatnya konsumsi masyarakat.

“Pemerintah tidak boleh lengah. Ketersediaan cabai harus kita jaga dari hulu sampai hilir. Konsolidasi petani champion ini adalah bukti bahwa negara hadir bersama petani untuk memastikan pasokan aman dan harga tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Naru (Nataru)” tegas Amran dalam keterangannya, Senin (15/12/2025).

Baca juga : Inkoppas Dukung Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bapok Jelang Nataru

Senada dengan Mentan Amran, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Muhammad Taufiq Ratule, sangat optimis jika konsolidasi petani champion cabai ini akan menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan produksi, distribusi, dan ketersediaan cabai di pasaran, khususnya pada periode rawan lonjakan permintaan seperti Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru).

“Petani mitra champion cabai memiliki peran strategis karena mereka sudah terorganisasi, memiliki pengalaman budidaya yang baik, serta mampu menjaga kontinuitas panen. Melalui konsolidasi ini, kami memastikan pasokan cabai tetap aman,” ujarnya.

Konsolidasi dilakukan melalui pemetaan luas tanam, luas panen, ketersediaan stok harian, serta pendampingan teknis intensif agar produksi tetap optimal meskipun menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

Kementan juga mendorong sinergi antara petani champion dengan offtaker, pasar induk, serta pemerintah daerah guna memperlancar distribusi hasil panen melalui skema Kerja Sama Antar Daerah (KAD).

Baca juga : Kementan: Pasokan Bawang Merah Jelang Nataru Aman, Harga Berangsur Normal

Salah satu petani mitra champion dari Kabupaten Banjarnegara, Teguh Suprapto, menyatakan kepada pewarta, jika wilayahnya memiliki luasan panen aneka cabai lebih dari 200 hektare dengan produksi harian mencapai 3 ton. Produksi tersebut memasok berbagai pasar di Jabodetabek hingga Sumatera.

Selain itu, stok di wilayah champion lainnya juga tercatat cukup melimpah dan siap memenuhi kebutuhan daerah defisit pasokan.

Adsense

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Ardi, Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI) yang baru terpilih menggantikan ketua umum sebelumnya, Tunov.

Dia menegaskan kesiapan petani champion untuk terlibat aktif dalam agenda pemerintah, khususnya pengendalian inflasi pangan.

Baca juga : PERURI–Bea Cukai Pastikan Pasokan Pita Cukai 2026 Aman

“Kita (champion) selalu siap. Barangnya ada, mau dikirim ke mana saja bisa, selama daerah tujuan mendukung dan offtakernya jelas,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa tantangan terbesar petani cabai saat ini adalah cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap produksi. Selain pasokan dari wilayah champion, potensi panen juga berasal dari sentra-sentra cabai lainnya.

Saat ditemui dilapangan, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menuturkan jika terjadi kenaikan neraca cabai besar pada Desember sebesar 56 ribu ton dan cabai rawit sebesar 12 ribu ton.

“Neraca produksi cabai kita aman menjelang Nataru. Potensi panen tersebar di berbagai daerah seperti Kediri, Blitar, Lamongan, sentra di Jawa Tengah, Jawa Barat, Aceh hingga Sulawesi Selatan. Selain produksi, faktor distribusi menjelang Natal dan Tahun Baru juga sangat penting untuk terus diamankan,” tutur Agung.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense